A Miracle of Touch
Penulis:
Riawani Elyta
Editor:
Yuliyono
Desain
sampul dan isi: Marcel A.W
Penerbit:
Gramedia Pustaka Utama
Cetakan:
Pertama, 2013
Jumlah
hal.: 240 halaman
ISBN:
978-979-22-9949-6
***
Novel
ini bercerita tentang kehidupan Talitha di Singapura. Hidup jauh dari rumah
demi memenuhi kewajibannya sebagai tulang punggung keluarga. Sayangnya, kini
pekerjaannya terancam akibat kontrak kerjanya yang tidak akan diperpanjang. Itu
berarti dia harus kembali ke Indonesia. Tanpa pekerjaan, tanpa penghasilan. Ini
membuat Talitha kalut.
Hingga
akhirnya Talitha pun mendapatkan jalan keluar yang sebenarnya absurd. Namun karena tidak punya pilihan
lain, akhirnya dilakukan juga oleh Talitha. Jalan keluar agar tidak diusir dari
Singapura. Agar masa tinggalnya di Singapura bisa diperpanjang. Jalan keluar
yang dianggap mudah namun ternyata menjalaninya tidak semudah yang Talitha
bayangkan. Menikah.

Atas
ide dan bantuan teman-temannya Talitha akhirnya menikah dengan Ravey.
Pernikahan yang tanpa jalan keluar. Mereka menyadari bahwa mereka saling
memanfaatkan namun karena sama-sama merasa bahwa tidak ada lagi pilihan lain,
mereka akhirnya memutuskan untuk menikah. Namun dalam keluarga Ravey tidak ada
yang  namanya perceraian. Itu berarti
mereka akan terjebak seumur hidup dalam pernikahan tanpa cinta. Bisakah
hubungan mereka bertahan?
Selain
itu, setelah mereka menikah, Talitha selalu merasa ada yang mengikutinya.
Memata-matainya. Dan kemudian hal ini meningkat menjadi sebuah ancaman yang
hampir membuat nyawa Talitha melayang. Siapakah pelakunya?
***
Dengan
menggunakan sudut pandang orang ketiga, novel ini bercerita dengan sangat rapi.
Alurnya runut. Satu persatu konlik datang kemudian satu persatu diselesaikan.
Prolog
yang jadi pembukanya, ternyata berkaitan dengan akhir cerita. Pembaca baru akan
menyadari maknanya setelah mereka sampai ke puncak konflik. Dan hal ini sendiri
menjadi twist yang menarik dalam
Miracle of Touch ini.
Dari
segi penokohan, tokoh Talitha berhasil ditampilkan konsisten sebagai perempuan
yang kuat. Riawani Elyta juga berhasil membangun tokoh-tokoh yang menyebalkan
di sekeliling Talitha. Bahkan ibu dan adik Talitha sebenarnya digambarkan
sebagai tokoh yang menyebalkan dengan smooth.
Tidak secara lugas, namun tertangkap dari sikap mereka yang sangat menuntut dan
seenaknya.
Pun
dengan ibu mertua Talitha. Adik-adik Ralph juga digambarkan memiliki karakter
yang berbeda-beda. Dan ini membuat seluruh cerita menjadi hidup.
Yang
kurang hanyalah konflik terasa biasa saja sampai akhir cerita. Hubungan Talitha
dengan Ravey terlalu mengalir dengan manis dan mudah. Di akhir barulah gejolak
ini muncul. Tapi penyelesaiannya memang pas. (^_^)
***

Puisi yang terinspirasi dari
novel Miracle of Touch

https://igcdn-photos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfa1/t51.2885-15/11015534_1572385212979206_1113140739_n.jpg
posted on my instagram

 

Pada akhirnya cinta akan
mekar


Dalam hati
yang mau memahami


Dalam jiwa
yang siap berbagi


Dalam diri
yang mau berkorban




Seban
cinta selalu mampu menyentuh setiap hati yang terus berdetak dan masih
merasakan kehangatan