Pernah tidak kamu merasa bahwa dirimu mengalami kemunduran? Tidak ada pencapaian. Produktivitas menurun dengan drastic?

Sejujurnya keadaan seperti ini kadang terasa menggangu. Meskipun orang-orang di sekitar memberi pemakluman untuk situasi ini dengan kalimat, “Wajar, kan sekarang kamu sudah punya anak. Ada yang harus diurus,” atau “Kan sekarang kamu kerja di luar rumah dengan jam kantor normal,” tapi tetap saja ada kegelisahan. Bisa jadi kegelisahan ini muncul karena kita merasa bahwa kita belum mengeluarkan kemampuan terbaik. Kita belum pernah menguji batas kemampuan kita sendiri.

Bisa juga rasa gelisah ini muncul karena kita belum mampu merelakan masa kejayaan tersebut. Masa di mana kita mampu banya berkarya. Masa di mana kita mendapatkan banyak apresiasi atas apa yang kita usahakan. Sehingga kita tidak bisa menerima perubahan drastis tersebut dalam hidup kita.

Sejujurnya kegilasahan semacam inilah yang membuat saya memutuskan untuk mengalihkan blog saya dari sebelumnya memakai platform blog gratisan menjadi domain (dot)com yang berbayar. Nominalnya? Keseluruhan sih cukup menguras kantong. Tapi ini malah membuat saya menjadi ambisius untuk tetap produktif menulis. Pengeluaran secara ekonomi yang cukup besar akan membuat saya bersikap “ogah rugi”. Masa sudah dibayar tapi nggak pernah update tulisan apapun.

Kegelisahan semacam ini juga yang menjaga semangat saya untuk berjuang mempertahankan kebiasaan membaca buku. Kebiasaan untuk menamatkan sejumlah bacaan dalam sebulan. Dengan memiliki rekor tertinggi hingga menamatkan 20an buku dalam satu bulan, maka menamatkan hanya 1 buku sebulan terasa seperti penurunan prestasi yang terlalu jauh. Kemunduran besar! Padahal sesungguhnya orang-orang memberikan pemakluman. Tapi jauh di dalam diri saya, ada kesadaran bahwa saya bisa melakukan yang lebih baik. Sebab saya yang paling tahu diri saya.

Saya tahu saya belum mengoptimalkan waktu-waktu yang saya miliki. Saya masih banyak menghabiskan waktu dengan ngobrol “unfaedah” yang seharusnya bisa saya pakai membaca. Saya masih banyak menghabiskan waktu dengan game di smartphone saya. Meski sejujurnya game memang terasa jauh lebih menyenangkan dan ringan untuk menghilang stress akibat tekanan di pekerjaan di kantor dan di rumah.

Namun di sisi lain saya pun mulai kembali merasakan kesenangan membaca yang dulu mulai hilang akibat membaca dengan dikejar-kejar target ulasan. Saya kembali merasakan kenikmatan dari membaca dengan ritme pelan dan mencuri-curi waktu. Saat SMA dulu, saya suka mencuri-curi waktu baca novel di kelas saat guru menjelaskan. Menempatkan novel di balik buku paket sekolah. Kalau sekarang, saya senang mencuri-curi waktu membaca saat mengikuti rapat koordanasi ataupun bimtek mewakili kantor. He..he.. rasanya menyegarkan.

Oiya, balik lagi ke cerita tentang blog atriasartika.com ini. Blog yang lahir dari kegelisahan atas produktivitas pribadi ini. Maka saya pun memikirkan kembali tentang tujuan saya menulis. Saat ini, buku bukanlah lagi menjadi satu-satunya hal yang ingin saya sharing ke orang lain. Saya punya hobi lain yaitu hobi journaling lebih tepatnya art journaling. Juga ada kehidupan sebagai orang tua yang baru saya jalani selama 3 tahun terakhir. Serta kehidupan sebagai abdi negara, yang baru tahun ini mulai saya rasakan.

Karena pertimbangan tersebut, saya pun memutuskan untuk tidak lagi hanya membahas buku. Buku tetap menjadi hal utama dan paling dominan, namun bukan lagi satu-satunya. Saya berharap bisa berbagi lebih banyak hal bermanfaat di blog saya ini.

Dan untuk melengkapi itu semua, saya berharap pembaca blog ini mau menyampaikan berbagai saran tentang konten atau isi blog ini. Jenis tulisan semacam apa yang pembaca harapkan dapat ditemukan di blog ini. Serta berbagai hal lain.

Untuk menunjukkan keseriusan saya pribadi untuk kembali aktif nge-blog juga keseriusan saya mempertimbangan kritik dan saran pembaca, maka saya mengadakan Giveway Akhir Tahun yang aturannya saya share di akun instagram @atriasartika

Untuk ikut serta, silakan cek Highlight dengan judul GA Akhir Tahun dan pastikan dirimu memiliki kesempatan untuk memenangkan voucher buku senilai 150ribu rupiah. Dan sebagai bukti keikutseertaanmu, jangan lupa untuk tinggalkan komentar di postingan ini dengan menyebutkan nama dan akun instagrammu. Dan jika ingin menambah satu poin, kamu bisa memberikan tanggapan tentang postingan ini J

Nah, semoga berkenan untuk meramaikan kembali blog saya dan semoga beruntung! J