Penulis: Nathalia
Theodora
Ilustrasi sampul:
Yanagi Yie
Penerbit: Gramedia
Pustaka Utama
Cetakan: Pertama, 2014
Jumlah hal.: 216
halaman
ISBN: 978-602-03-0662-9
Semua
orang tahu, SMA Emerald dan SMA Vilmaris musuh bebuyutan, walaupun kini jarang
tawuran. SMA Emerald dikomandani Austin, sementara SMA Vilmaris dipegang oleh Troy.
Tapi siapa yang tahu bahwa Ivy, adik Troy, ternyata bersekolah di SMA Emerald?

Suatu hari, Lionel—tangan kanan Troy—diberi tugas untuk menjemput Ivy, dan
kepergok oleh Austin! Menyimpulkan bahwa Ivy berpacaran dengan musuh, Austin
menghukum Ivy menjadi pesuruh gengnya. Untuk menutupi identitasnya sebagai adik
Troy, Ivy pun mematuhi perintah Austin, juga perintah Troy untuk pura-pura
pacaran dengan Lionel.

Saat Ivy memohon pada Austin untuk menghentikan hukuman, Austin menyuruhnya
putus dari Lionel sebagai syarat. Lagi pula, ternyata Ivy diam-diam mulai
menyukai Austin…

Bisakah Ivy terus menutupi identitasnya ketika Austin akhirnya menyatakan
cinta? Dan bagaimana tanggapan Ivy saat Lionel menganggapnya bukan sekadar adik
Troy?

                                                               ***
Novel
Bad Boys ini bercerita tentang kehidupan Ivy, seorang siswi Emerald. Troy,
kakak kandung Ivy, adalah bos geng di SMA Vilmaris. Ya, Ivy lebih memilih
bersekolah di Emerald bersana Sophie, sahabatnya, dibandingkan harus satu
sekolah dengan Troy. Tidak ada yang tahu bahwa Ivy adalah adik kandung bos geng
SMA Vilmaris selain Sophie. Namun tanpaknya pilihan untuk bersekolah di SMA
Emerald ini membawa petaka.

Austin,
bos geng di SMA Emerald tanpa sengaja mengetahui saat Ivy diantar ke sekolah
oleh Lionel, tangan kanan Troy. Ia pun mulai mengawasi Ivy dan memperlakukan
gadis itu sebagai bulan-bulanan. Austin mengancam akan mencelakakan Lionel jika
Ivy tidak menuruti semua perintahnya. Dan Ivy yang cukup suka kepada Lionel
akhirnya harus meneruti Austin. Demi melindungi Lionel dan demi melindungi
rahasianya sebagai adik Troy.
Perlahan
tapi pasti, karena seringnya mereka bertemu, Ivy mulai merasa tertarik kepada
Austin. Begitu pun sebaliknya. Tapi apakah perasaannya itu benar? Bagaimana
Lionel? Bagaimana Troy? Dan sanggupkah ia terus menerus menutupi hubungannya
dengan Tror dari Austin?
***
Cerita
remaja dengan setting suasana yakni perselisihan geng dua sekolah ini tentu
bukan ide orisinil. Sudah ada novel yang membahas hal serupa. Namun novel ini
bagi saya pribadi cukup enak dinikmati. Ini karena narasinya yang mengalir.
Selain
itu, tokoh-tokoh pendamping (selain Ivy) di dalam novel ini mendapat porsi yang
lumayan berimbang. Ini membuat setiap cerita cukup diwarnai oleh hubungan para
tokohnya. Sampai sekarang saya masih penasaran dengan kelanjutan perjuangan
Sophie untuk memikat Troy. Walaupun aslinya sih, Sophie emang gak ngapa-ngapain
buat berusaha ngedapetin Troy. Dia cuma mengaumi Troy dari jauh dan pas ketemu
malah jadi salah tingkah sendiri.
Saya
juga penasaran dengan kelanjutan hubungan Troy dengan Natasha. He..he.. Iya,
cerita “pendamping” dalam novel ini pun menarik. Cerita utamanya sendiri sih
lebih banyak berkutat di perasaan Ivy yang menurut saya cukup plin – plan.
Awalnya merasa suka sama Lionel. Kok tahu – tahu jadi suka Austin. Pun Austin
kok tahu – tahu suka sama Ivy tanpa moment pemicu yang berarti.
Hm..
untuk penokohan, setiap karakter cukup konsisten kecuali Troy. Sikap Troy ke
Ivy kok terkeasan labil ya. Galak dan cuek tapi pedulian. Tapi cukup drama juga
waktu dia memutuskan buat ngelakuin adegan terakhir di SMA Emerald itu. 😀
Secara
keseluruhan semua cerita dalam Bad Boys ini punya warnanya masing – masing. Dan
setiap tokohnya cukup Loveable kecuali Ivy sendiri. Ha..ha.. Saya daftar jadi
tim Lionel boleh? 😀