Bicara tentang
komunitas di Bandung rasanya tidak akan ada habisnya. Kota ini didaulat sebagai
kota yang punya banyak komunitas dan anak muda yang kreatif dan gaul. Rasanya
jika kita punya hobi, maka tidak akan sulit menemukan komunitas untuk hobby
tersebut di Bandung ini.
Nah, kalau
ditanya komunitas yang kegiatannya menolong orang-orang yang tidak mampu, maka
saya mengenal satu komunitas seperti itu. Yup, namanya Beruang Matahari. Komunitas ini berkonsentrasi pada kegiatan
pembinaan untuk adik-adik di panti asuhan. 
Mengenai nama, sekedar info aja nih. Beruang Matahari itu beneran ada lho! mereka adalah jenis beruang yang tidak melakukan hibernasi, cenderung setia, dan loyal. Beruang Matahari hanya ada di Asia Tenggara khususnya di Kalimantan. Hebatnya Beruang Matahari mempunyai kebiasaan yang berbeda dari beruang lainnya, dimana jenis ini
selalu menggendong bayinya di kaki belakangnya, dan terus menjaga
bayinya hingga 2 tahun lamanya, suatu hal yang tidak terdapat pada jenis
beruang lain. Ini tentu sesuai dengan tujuan Beruang Matahari yang ingin membantu menyiapkan adik-adik panti bermasyarakat.
http://beruangmatahari.com/wp-content/uploads/2013/01/yea1forslide.jpg
Beruang Matahari melakukan pembinaan tapi bukan pembinaan serius
seperti diajari menjahit, beternak, dan lain-lain. Beruang Matahari lebih pada
membangun softskill mereka. Heh? Softskil itu maksudnya apa??
 
Begini, *mulai
pasang gaya ala sales* Beruang Matahari melihat bahwa ada sejumlah anak panti
yang cenderung tidak memiliki kepercayaan diri. Mereka mungkin pintar, tapi
tidak bisa menonjolkan diri karena tidak percaya diri. Saya pribadi mengira ini
karena mereka merasa berbeda dari teman-teman mereka yang lain. Jika kita punya
rumah, maka mereka memiliki panti tempat mereka hidup dan berbagi dengan
anak-anak lain. Jika kita punya orang tua, mereka sudah tidak memiliki salah
satunya atau bahkan keduanya. Jika kita bisa mendapatkan buku atau mainan baru,
mereka biasanya hanya memendapatkannya dalam bentuk sumbangan barang bekas
layak pakai. (Ya Allah, jadi malu setiap kali mengingat ini. Seolah disindir
telak tentang seberapa saya sering lupa bersyukur). Nah ini membuat kami
berfikir bahwa mereka harus dibekali soft
skill
agar tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, mandiri, dan tangguh.
Nah, ini membuat
kakak Beruang (sebutan untuk penggiat Beruang Matahari) berfikir untuk membuat
kegiatan untuk membekali mereka berbagai keterampilan sambil berbagai
keceriaan. Awalnya, Beruang Matahari lahir dari 10 orang teman SD (yang
sekarang sudah berumur..ha..ha.. masih 25an kok *takut dikeplak*). Mereka
melakukan buka puasa bersama di Panti Asuhan. Bulan berikutnya, September,
mereka membuat kegiatan lagi di panti tersebut. Kali ini kegiatannya adalah
pemeriksaan gigi gratis, mengingat salah satu dari 10 orang ini ada yang
berprofesi sebagai dokter gigi. Akhirnya mereka berfikir, “Kenapa tidak membuat
kegiatan ini menjadi rutin?”. 
Akhirnya mereka
membuat akun twitter @BeruangMatahari. Ternyata ditanggapi baik oleh banyak
orang. Mereka pun membuka kesempatan bagi orang lain untuk ikut menjadi
pelaksana kegiatan ini. Dengan pertemuan sekali sebulan dan kegiatan setiap
bulan Beruang Matahari menjadi teman bagi anak-anak panti di Bandung. Saya pun
pada November 2012 bergabung menjadi salah satu Kakak Beruang. Selain saya ada
pula teman-teman lain berasal dari berbagai latar belakang dan pendidikan. Rasanya
ini membuat saya jadi lebih gaul dan
punya lebih banyak teman lagi.
Beruang Matahari
melakukan kegiatan satu kali dalam sebulan. Kami (bahagia rasanya bisa menjadi
bagian dari Beruang Matahari), melakukan kegiatan di satu panti selama 3 atau 4
bulan, setelah itu kita akan membina panti asuhan lain. Kalau ada yang tanya,
kenapa tidak setiap bulan ganti panti? Karena rasanya kita tidak bisa
mengembangkan softskill mereka jika
hanya melakukan 1 kali kegiatan bersama. Trus kenapa gonta-ganti pasangan eh
panti? Itu biar kita bisa lebih adil dan bisa menyentuh lebih banyak adik-adik.
Trus kegiatannya
apa saja?? Wah, saya paling suka menjelaskan bagian ini. Kegiatan kita??
Banyaaaakkk. Setiap bulan kita merancang kegiatan yang berbeda-beda.
Kegiatan-kegiatan yang pernah dilakukan antara lain berbagi ilmu tentang public speaking, membuat kelas drama
singkat, berkreasi membuat mading, workshop paper
puppet theater,
dan cooking class
Saya sempat
menjadi penanggung jawab acara. Nah jangan dipikir kegiatan yang sebulan sekali
ini gampang disiapkannya lho. Saat Kakak Beruang menjadi penanggung jawab,
mereka diminta mengajukan usalan kegiatan beserta apa tujuan dan manfaat
kegiatan itu? Nah jadilah kita kudu putar utak. Dan jangan dipikir, mudah
mendapatkan persetujuan bersama Kakak Beruang. Ini karena pertimbangannya
panjang, mulai dari memikirkan rentang usia anak-anak di panti itu berapa? Apa
akan mudah mengatur mereka dengan bentuk kegiatan itu, dll.
Setelah
disetujui baru kita berkutat di teknis tentang apakah perlu menghadirkan nara
sumber, bahan dan alat, bagaimana pembagian kelompok, tugas-tugas pendamping
sampai memikirkan bagaimana mereka akan diperlombakan serta menyediakan goodybag dan hadiah untuk pemenang
lomba. Kita memang hanya akan rapat sekali (mengingat sebagian besar founding father kita sibuk bekerja) tapi
bahasannya lengkaaapp. Tapi jangan bayangkan rapatnya tipe rapat di kantoran.
Tetap fun dan diwarnai aksi olok-olokan (saya selalu jadi korban bully oleh papa beruang..eeaaa Atria
curhat).
Nah, yang paling
dinanti-nanti adalah kegiatan bersama adik-adik di panti asuhan (of course). Keceriaan mereka akan membuat semua kelelahan saat persiapan dan
pelaksanaan terbayar lunas! Selama kegiatan Kakak Beruang akan berinteraksi
penuh dengan adik-adik ini. Mendampingi mereka menyelesaikan tugas dan berlomba
dengan tim lain. Polah tingkah adik-adik di panti benar-benar beragam dan
membuat Kakak Beruang sebisa mungkin kreatif menghadapinya.
Bayangkan, dalam
satu kelompok saja ada anak yang seperti kutu loncat, lebih suka mengunjungi
teman-temannya di kelompok lain dan susah berkonsentrasi mengerjakan tugas
kelompoknya sendiri. Ada juga anak yang ketika diajak bicara oleh kami
orang-orang dewasa, dia enggan menjawab; tapi ketika diajak bicara oleh
teman-temannya dia bisa merespon. Hm..ada juga tipe yang tidak mau mengalah,
temannya butuh alat tertentu dia menolak meminjamkan karena katanya nanti akan
dia butuhkan. Ya Allah macam-macam sikap mereka. Biasanya ini akan menjadi
obrolan seru di antara Kakak Beruang saat evaluasi setelah kegiatan selesai.
flyer 1 = 1000

Oiya, ada
kegiatan Berung Matahari yang tidak terlupakan. Pada Juli 2013 lalu, kita
membuat kegiatan “One Heart for a Thousand Smiles”. Ini sekaligus peringatan
ulang tahun Beruang Matahari yang pertama. Kegiatan ini dilakukan dengang
mengajak 1000 anak panti bermain dan berbuka puasa bersama di Trans Studio
Bandung. Ya Allah, saya tidak akan lupa kebahagiaan hari itu. Persiapan yang
cukup panjang (dan saya tidak bisa terlalu aktif membantu karena sakit) serta
kecemasan atas lancar tidaknya acara sempat membuat kami gusar. Tapiiiiii, di
hari H saat mendampingi setiap kelompok saya benar-benar lupa semua hal itu.
Kami berbagi kebahagiaan bersama. Setiap Kakak Beruang menanggung jawabi satu
Panti. Jujur saya yang seorang “kutu loncat” tidak bisa diam. Karena kelompok
yang saya pimpin didampingi oleh 2 penanggung jawab panti, maka saya membiarkan
mereka bermain tanpa saya. Ini karena saya tidak ingin mereka merasa tidak
bebas karena saya. Dan saya kemudian menemani teman saya (yang saya seret paksa
memenuhi jumlah Kakak Beruang karena jumlah kita masih kurang) yang menanggung
jawabi yayasan yang mengurus anak-anak berkebutuhan khusus.
Anak-anak dari yayasan
tersebut tidak bisa lagi kita sebut “anak” karena usianya sudah diatas 30
tahun. Di antara mereka ada yang idiot dan buta. Ya Allah, lagi-lagi saya
terharu melihat keceriaan kanak-kanak yang mereka perlihatkan. Keinginan dan
ketakutan terhadap wahana-wahana tertentu. Ah, saya benar-benar bersyukur ikut
Beruang Matahari sebab saya menjadi lebih banyak bersyukur atas kenikmatan yang
Allah berikan pada saya.
Oiya, walaupun
saat itu kita hanya bisa mengajak 700 anak yatim karena jumlah bantuan yang
berhasil dikumpulkan hanya cukup untuk 700 anak, namun kami tetap merasa puas.
Kami terus berharap bisa melakukan kegiatan seperti ini lagi. Terus berharap
bisa memberi mereka keceriaan. Bisa memberi mereka kebahagiaan dan membuat
mereka semakin menghargai diri sendiri dan lebih percaya dari menghadapi
masyarakat kita yang kadang tidak ramah terhadap “keterbatasan” mereka. 

Dan rasanya stigma bahwa anak-anak
yang peduli terhadap sesama itu jarang berasal dari kelompok anak-anak gaul perlu diubah. Jika kalian datang
dan melihat semua Kakak Beruang kalian akan tahu seberapa fun dan gaul mereka. Ho..ho..soal penampilan? Jangan salah kita
semua fashionable dengan gaya
masing-masing.. (^_^)v
Ah, semogo Beruang Matahari bisa
terus berkegiatan. Terus menyebarkan keceriaan dan menjadi salah satu media
tempat orang-orang mendapat informasi tentang panti asuhan se-kota Bandung.
Terus berjuang dan terus merekahkan senyum ya, Bears. *peluk beruang*
“Blogpost ini diikutsertakan dalam Lomba
Ultah Blog Emak Gaoel”
http://www.emakgaoel.blogspot.com/