Penulis: Nathalia
Theodora
Editor: Cicilia Prima
Desainer cover: Julia
Laud & Ivana PD
Ilustrator isi: Mico
Prasetya
Penata isi: Yusuf
Pramono
Penerbit: Grasindo
Cetakan: Pertama,
November 2015
Jumlah hal. : vi + 146
halaman
ISBN: 978-602-375-234-8
Seo
Ji – Hye sudah mencintai Park Tae- Joon nyaris seumur hidupnya, tapi laki –
laki itu ternyata tidak memiliki perasaan yang sama dengannya. Ketika Ji – Hye dan
ayahnya diusir dari rumah sewa mereka, Ji – Hye akhirnya terpaksa tinggal di
rumah Tae – Joon.
Bertekad
akan membuat Tae – Joon jatuh cinta padanya, Ji – Hye pun menawarkan Strategi
Seratus Hari padanya – di mana Tae-Joon harus menerimanya menjadi pacarnya, dan
dalam seratus hari itu, dia akan berusaha membuat Tae-Joon jatuh cinta padanya.
Jika dia gagal, maka dia akan membiarkan Tae-Joon meninggalkannya, dan berjanji
akan menghilang selamanya dari hidup Tae-Joon.
Tapi
Ji-Hye mulai meragukan starteginya itu, ketika akhirnya mantan pacar Tae-Joon
muncul kembali, yang sekaligus membongkar rahasia keluarga Ji-Hye, dan mungkin
memisahkan mereka selamanya.
***
Novel
100 Days ini bercerita tentang cinta bertepuk sebelah tangan Ji-Hye. Cinta yang
dipupuknya sejak kecil. Cinta yang tidak pernah berhenti dia perjuangkan. Cinta
yang tidak pernah dipedulikan oleh Tae-Joon.
Ji
– Hye selalu berusaha mendekati Tae-Joon, namun laki – laki itu selalu menjauh
darinya. Bahkan Tae – Joon selalu cuek dan jutek padanya. Namun itu tidak
menyurutkan usaha Ji – Hye.
Suatu
hari, kemalangan menimpa Ji – Hye dan ayahnya. Itu membuat mereka kehilangan
tempat tinggal. Namun kemalangan ini membawa keberuntungan bagi Ji – Hye. Sang
ayah membawanya ke rumah Tae – Joon dan memohon pada laki – laki untuk menampung
Ji – Hye. Tae – Joon tidak bisa menolak, mengingat hubungan baik orang tuanya
dengan orang tua Ji – Hye saat mereka masih ada. Akhirnya tinggallah mereka
satu atap.
Namun
ternyata tetap sulit bagi Ji – Hye untuk mendekati Tae – Joon. Dan kemudian
muncullah ide itu. Tantangan 100 hari. Ia menawarkan kepada Tae – Joon sebuah
kesepakatan. Jika Tae – Joon mau menjadi pacarnya dan memberi kesempatan bagi
Ji – Hye untuk membuatnya jatuh cinta dalam 100 hari, maka dia berjanji akan
menghilang dari hadapan Tae – Joon jika gagal membuat pria itu jatuh cinta.
Sayangnya
kemunculan sebuah rahasia yang melibatkan orang tua mereka membuat usaha Ji –
Hye memperjuangkan cintanya terancam hancur. Bahkan ia tidak akan bisa bersama
Tae – Joon selamanya.
Nah,
menurutmu kira – kira bagaimana hasilnya, Readers? 

***
Mungkin banyak yang
bertanya – tanya kenapa tidak ada quote dalam review novel ini? Hm.. bukan
karena nggak ada kalimat yang manis, melainkan karena saya keasyikan
membacanya. He..he..
 Bagi yang menggemari drama Korea, maka kamu
akan suka dengan novel ini. Plot dan konflik novel mirip dengan drama Korea.
Ringan dan mengalir.
Dengan
tokoh utama yang optimis, cerita ini jadi penuh semangat. Karakter Ji-Hye
tersampaikan dengan baik. Penggunaan POV 1 dalam novel ini membuat pembaca
seolah mengenal sangat baik karakter Ji – Hye. 
Cara dia menghadapi kenyataan dan semangat pantang menyerah gadis ini
bikin pembaca bersimpati padanya.
Twist
cerita menarik. Meski saat kemunculan awalnya bisa ditebak, namun tetap saja
ide tersebut menarik.
Hm..
yang kurang hanyalah deskripsi tempat di sekitar cafe. Dan sebenarnya rincian
tentang tradisi saat Chuseok ( Hari
bulan purnama) benar – benar menarik. Sayangnya masih kurang membaur dalam
cerita.
Tapi
di luar itu, novel ini layak dipilih. Ceritanya ringan dan bisa beres dalam
sekali duduk.
***
Nah,
sekarang waktunya Giveaway Blogtour 100 Days. Nah, aku mau mengutip sedikit
penggambaran tentang fisik Ji – Hye yang ada di halaman 33 -34.

“Sebenarnya, aku agak membenci
wajahku yang tanpa riasan, terutama mataku. Ketika aku menghapus riasan mataku,
maka mataku akan memperlihatkan jati dirinya yang asli – begitu kecil, sehingga
kalau aku tertawa, mataku seakan lenyap ditelan wajahku. Riasan yang tepat
cukup membantu mataku terlihat lebih besar.
….
Selesai membersihkan wajah, aku
membuka cepol rambutku, dan rambutku yang panjangnya sebahu pun langsung megar
bak singa masai.”

Nah,
itu sedikit penggambaran tentang Ji-Hye. Nah, sekarang kamu pahamkan kenapa
gambar covernya cewek berambut cepol?
Trus
buat apa deskripsi itu, Tria? He..he.. akan jadi clue untuk salah satu syarat Giveaway kali ini. Yuk simak langkah –
langkah mengikuti Giveaway ini:
1)
Follow blog ini via GFC atau bloglovin (Cek sisi kiri atas side bar. Tepat di
atas “My Favorit Book This Month”)
2)
Follow akun twitter @Cinenathz dan @atriasartika
3)
Share link giveway ini di twittermu sambil mention kedua akun di atas dan pakai
hashtag #100Days
4)
Jawab pertanyaan berikut di kolom komentar
“Jika
100 Days difilmkan, siapa yang cocok memerankan Ji – Hye?”
Jika kamu
menshare 1 atau lebih (maksimal 3) tweetpic yang menggambarkan sosok yang cocok
memerankan Ji –Hye di twitter, maka akan menambah peluang kamu memenangkan
giveaway ini. Jangan lupa mention aku dan @cinenathz dan pakai hashtag #100Days
ya 🙂
Sertakan
data dirimu berupa nama, nama untuk follow blog ini (kalau beda dengan nama),
akun twitter, email.
5)
Periode giveaway ini: 11 Desember – 17 Desember 2015
6)
Hanya untuk yang berdomisili di Indonesia
Nah,
mudahkan? Yuk ikutan dan semoga beruntung ya, Readers 🙂