Sudah
baca berapa banyak buku selama 2013 ini?? Ada yang mencapai 50 buku?? Wuih,
keren. Nah, dari semua bacaan itu ada gak sih tokoh-tokoh yang cukup membekas
dalam ingatan kamu? Mungkin karena dia mirip gambaran pujaan hati kamu?
Uh..oh..bagi penggemar novel terkadang tanpa sadar kita bisa mengagumi sosok
yang diciptakan oleh penulis buku yang kita baca. Ini biasanya juga bisa
menjadi bukti kekuatan penulis dalam menciptakan karakter tokohnya.

Nah,
sebagai kenang-kenangan akhir tahun, saya mau berbagi pendapat saya tentang 5
Tokoh Cowok Terfavorit 2013 (rasanya seperti membaca nominasi). Tapi
sebelumnya, izinkan saya berkata jujur bahwa saya terkadang sulit merasa kagum
atau jatuh cinta pada tokoh tertentu karena saya adalah jenis orang yang saat
membaca lebih banyak berfokus ke jalan cerita dan dialog daripada deskripsi
fisik tokoh cowok. Dan kalaupun saya jatuh cinta pada tokoh tertentu, itu
biasanya karena sifat tertentu yang (digambarkan oleh penulis) dimilikinya. So,
jangan harapkan penjelasana fisik dari saya. He..he.. (^_^)

Nah,
kita mulai dengan yang ada di posisi ke 5 ya.

Posisi ke-5 diduduki oleh:


Kenapa
saya memilih tokoh ini? Hm..as I told you. Saya ini tidak tertarik pada detail
fisik. Memang Ammar digambarkan sebagai tokoh yang memiliki penampilan fisik
yang cukup menarik. Tapi yang membuat saya suka sama dia adalah karena dia
mampu melihat sisi lain seorang Magali. Magali adalah tokoh utama dalam novel Macaroon.
Magali adalah perempuan yang “unik”, dan sebenarnya cenderung sinis. Kehadiran
Ammar di hidupnya benar-benar membantu dia untuk memandang hidup dengan lebih
positif. Keceriaan Ammar menular ke Magali. Selain itu saya suka dengan cara
Ammar yang mendekati Magali dan tidak memaksanya untuk menjadikannya kekasih. Selain itu, saya suka dengan cara Ammar mendorong Magali meraih apa yang
menjadi passion-nya meski itu berarti
dia harus bersabar menunggu Magali (^_^)

Next,
Posisi ke-4 ditempati oleh:

Yoon Sang Yup dalam Alwayswith Me karya Hyun Go Wun

 

Hm..awalnya
saya tidak begitu menyukai tokoh Sang Yup. Kenapa?? Saya sudah cukup banyak
bertemu dengan cowok narsis. Dan sepertinya rekor ke-narsisan Sang Yup
mengalahkan mereka semua (meski bedanya Sang Yup ini fiktif dan cowok-cowok
yang saya temui itu nyata ^_^). Tapi lama-lama tokoh ini sukses membuat saya
sering ngakak dan penasaran dengan langkah apa yang kemudian akan dia ambil
demi mendapatkan jawaban “Ya” dari Chae Song Hwa.
Selain itu dia juga cerdik
dalam membaca karakter orang. Satu hal yang penting, dia digambarkan sebagai
laki-laki yang tidak menilai perempuan dari penampilannya. He..he.. Itu
kualitas tersendiri bagi saya mengingat dia mampu membuat seorang artis
terkenal mengejar-ngejar dirinya (yup khas cerita Korea). Selain itu,
keseriusan dia menjaga Song Hwa pun saya beri jempol dua. Meski sayangnya di
bagian akhir cerita dia sempat menjadi cowok lemah karena tidak bisa
memperjuangkan hubungannya dengan Song Hwa. Tapi ya, dari semua tokoh cowok
yang saya baca tahun ini dia termasuk salah satu yang berkesan buat saya.
He..he..

Ok,
kita lanjutkan ke cowok berikutnya. Yang berada di posisi ke-3 adalah….

 

Hm..bagaimana
menjelaskannya yah?? Sejak awal buku Aruna digambarkan sebagai sosok yang
sangat lembut. Ia memperlakukan Orvala dengan penuh perhatian dan tergambarkan
sangat menyayangi gadis itu. Aruna pula yang dengan setia menemani Orvala
menghadapi cobaan hidupnya. Dan Aruna pula sosok yang siap berkorban demi
kebahagiaan Orvala. Klise sih, tapi yah cewek mana sih yang nggak tergugah
dengan sikap pria sebaik ini?

Selain
itu, pemikiran Aruna sangat dewasa serta mau bekerja keras. Wuih, kualitas yang
saya cari tuh buat jadi suami. Ha..ha.. Itulah yang membuat saya suka membaca
tokoh ini. Dan cukup kesal saat Orvala masih bersikap enggan membalas perasaan
Aruna padahal Aruna sudah baik banget ke dia. (>_<). 

Oiya,
gara-gara tokoh ini juga saya sempat nangis di bagian akhir cerita. (T_T)

Ah,
sudahlah sedih-sedihnya. Sekarang saya lanjutkan nominasi saya yah.

Ok,
Tokoh Pria Favorit Ke-2 saya adalah:

Hm..untuk
tokoh ini, masih cukup fresh saya ingat karena baru saya baca di bulan Desember
ini. Tapi sejak awal saya memang memberi jempol pada penulisnya karena kali ini
tokoh pendamping pria yang dibuat memiliki hubungan khusus dengan tokoh
utamanya tidak menjadi sosok yang “sempurna”. Rizki ini digambarkan agak gemuk
dan tidak memiliki wajah yang setampan artis korea (hm..itu cantik apa tampan
yah?).

Tapi
dari segi karakter saya suka dengan tokoh ini. Dia cenderung blak-blakan tapi
logis saat menyampaikan pendapatnya. Dominan, tapi tidak memaksakan kehendak.
Penyabar dan lembut dalam menghadapi Lena, tokoh utama perempuan. Rizki juga
digambarkan sebagai orang yang optimis dan ceria. Beberapa hal dalam diri tokoh
utama ini adalah kualitas yang saya cari dalam diri pria idaman saya.

Dan
sekarang tibalah kita pada Tokoh
Terfavorit
saya. Ada yang bisa menebak?

Dia
adalah Wigra dalam Rumah Cokelat karya Sitta Karina

Heh??
Bukannya dia suami Hannah Andhito, tokoh utama cerita? Kok, bapak-bapak sih,
Tria?

Ha..ha..
bukan bapak-bapak banget kok, Wigra digambarkan sebagai laki-laki usia 20-an
akhir. See, masih muda kan? Tapi yang spesial dari dia adalah dia laki-laki penyayang
keluarga. Waktu luangnya lebih dia pilih untuk dihabiskan bersama anak dan
istrinya. Wigra juga tipe penyabar dan sangat pengertian. Namun di saat yang
tepat dia bisa menjadi sosok yang tegas. Ia pun selalu berusaha mendampingi dan
menyenangkan hati istrinya. Lengkaplah sudah tokoh ini menggambarkan suami
idaman.

Dan
satu hal penting, tokoh ini mengingatkan saya pada Papa saya sendiri. *ugh..I
miss him so much*. Jadi, wajarkan kalau saya sangat suka pada Wigra. Bukankah
laki-laki pertama yang dikagumi seorang anak perempuan adalah sosok ayahnya
sendiri?? (^_^)v

Hm..membaca
nominasi-nominasi di atas, saya pikir orang akan bisa menebak karakter saya.
Yup, saya jarang tertarik dengan the
naughty boy
, dan memang jarang tertarik secara serius kepada tampilan fisik
laki-laki. Kalau hanya sekedar cuci mata mah, hayu mangga. Tapi kalau untuk
jadi boy friend hm pertimbangannya
pasti panjang x lebar. He..he.

So, maafkan saya jika ternyata nominasi saya tidak memberi kepuasaan. But, I
try my best to write this. Jadi, harap dimaklumi. (^_^)

Blogpost
ini adalah bagian dari postingan “Book Kaleidoscope 2013