God, ini adalah Buying
Monday yang paling saya takutkan untuk menulisnya. Entah karena saya akhirnya
menyadari berapa banyak budget yang diserap oleh buku-buku ini dari kantong
saya setiap bulannya. But, as my promise, I’ll tell the truth. Dan untuk Aul- The Black in The Book– host meme ini, semakin hari saya semakin takut menuliskan pengakuan dosa bulanan ini..ha..ha..

Ok, buku-buku yang
muncul di daftar pertama ini adalah buku-buku yang harusnya masuk di buntelan
bulan lalu namun baru sampai di awal Oktober. Buku-buku ini saya beli online.
Mereka adalah


(1)  
Inferno karya Dan Brown. Jujur saja saya
tidak menyangka akan bisa mendapat buku Hardcover Inferno dengan harga yang
sama dengan buku SoftCover  Inferno di
Gramedia. Jelas saya tidak menyesali pilihan saya membeli saat PO.
(2)  
The Bed and Brekfast Star karya
Jacqueline Wilson
(3)  
Kelas Memasak Lilian karya Erica
Bauermeister
Oiya, buku lain yang
harusnya masuk daftar bulan  lalu adalah

(4)  
Good Memories karya Lia Indra Andriana (Baca resensi di sini)
buku ini adalah
Buntelan Buku yang saya terima dari Penerbit Haru.
Nah, daftar berikutnya
adalah buntelan buku dari Teh Nisa dari akun @BukuSecond_Bdg yang saya beli
dengan harga cukup miring. Mereka adalah:

(5)  
Dewey karya Vicki Myron & Breat
Witter
(6)  
Life’s Golden Ticket karya Brendon
Burchard
Seperti yang sempat
saya sebut saat Buying Monday September, di Bandung akan ada Pameran Buku. Itu
pula yang membuat saya menyerah untuk tidak membuat janji muluk untuk puasa
buku. Nah kini akan saya sebutkan daftar buku yang sukses membuatku tidak bisa
berpaling dan malah membawanya ke kasir:

(7)  
 Mysterious Benedict Society  (buku pertama) karya Trenton Lee Stewart
(8)  
 Midnight’s Children karya Salman Rushdie
(9)  
 Heaven ‘s Net is Wide karya Lian Hearn (ini
adalah penutup seri Klan Otori)
(10)       
Love Story karya Erich Segal
(11)       
Minum Teh bersama Kartini karya
Suryatini N. Ganie
(12)       
The Man Who Loved Books Too Much  karya Allison Hoover Bartlett
(13)       
The Heart is a Lonely Hunter karya
Carson McCullers
(14)       
Teman Empat Musim karya Ida Ahdiah
(15)       
The Lady of the Camellias karya
Alexandre Dumas Jr.

(16)       
Kongres Perempuan Pertama: Tinjaun Ulang
karya Susan Blackburn
(17)       
Citra Kaum Perempuan di Hindia Belanda
karya Tineke Hellwig
(18)       
Bahasa Prévoir Budaya karya Dr. R.
Kunjana Rahardi, M.Hum
(19)       
Cinta Suci Zahrana karya Habiburrahman
El-Shirazy
(20)       
The Mysterious Benedict Society (buku
kedua) karya Trenton Lee Stewart
(21)       
The Mysterious Benedict Society (buku
ketiga) karya Trenton Lee Stewart
(22)       
Evo Morales karya Hempri Suyatna
(23)       
Dear Professor Einstein
(24)       
Orang Laut, Bajak Laut, Raja Laut karya
Adrian B Lapian
(25)       
Indonesia Timur Tempo Doeloe 1544-1992
karya George Miller
(26)       
Cut Nyak Din: Kisah Ratu Perang Aceh
karya M.H.Szekely Lulofs
(27)       
Atlas Tokoh-Tokoh Wayang karya Rizem
Aizid
(28)       
Pelayaran dan Perniagaan Nusantara karya
Adrian B Lapian
(29)       
Kitab Epos Ramayana karya C.
Rajagopalachari (Hard Cover)
(30)       
Kitab Epos Mahabarata karya C.
Rajagopalachari (Hard Cover)

(31)       
Bukan 350 Tahun Dijajah karya G.J Resink
(32)       
Zaman Baru Generasi Modernis: Sebuah
Catatan Arsitektur karya Abidin Kusno
(33)       
Sejarah Maritim Indonesia karyaAbd.
Rahman Hamid
(34)       
San Pek Eng Tay
Nah
itu adalah daftar panjang dosa terhebat saya dalam sejarah kecintaan saya pada
buku. Namun sayangnya daftar ini tidak berhenti di sini. Ada daftar lain
buku-buku yang tidak bisa saya tolak kehadirannya. Mereka adalah

(35)       
Penghancuran Buku dari Masa ke Masa
karya Fernando Báez
Buku
ini saya peroleh dengan mudah (alhamdulillah) dan ternyata ini adalah stok
terakhir untuk cetakan pertamanya. Terima kasih kepada Bang Epi yang membantu
saya menemukan buku ini (^_^)v


(36)       
Nihongo For Kids karya Herik Sugeru
(37)       
Red Riding Hood karya Sarah Blakley
Cartwright
(38)       
Tragedi Gadis Parijs van Java karya Ganu
van Dort
(39)       
Drupadi karya Ardian Kresna
Empat
buku di atas saya beli di diskon buku Gramedia Merdeka. Tidak direncanakan,
namun sayangnya uang di dompet cukup untuk memborong buku-buku ini. Maka
jadilah mereka sukses terdampar di rak bukuku.
Nah
daftar ini menjadi lebih panjang lagi dengan buntelan buku yang saya dapatkan
dari Mbak Triani Retno. Mbak Eno dengan baik hati mengirimkan buku ini pada
saya. Terima kasih, Mbak (^_^). Dua buku itu adalah

(40)       
Genk Kompor (Baca resensi di sini)
(41)       
Rahasia Pastel Istimewa (Baca resensi di sini)
Sayangnya
buku-buku ini kembali bertambah daftar panjangnya dengan kegilaan saya memesan second book dari BBIers lain.
(42)       
Rumah Coklat karya Sitta Karina (baca resensi di sini)
(43)       
Autumn Once More (Kumpulan Cerpen
Metropop)

(44)       
Till We Meet Again karya Yoana Dianika
(45)       
I Love My Boss karya Alberthine Endah
Dua
buku pertama (42) dan (43) saya dapat dari Azia dan dua lainnya saya beli dari
Zelie.
Hm..untuk
penutup bulan ini adalah buntelan buku (lagi (^_^)v) dari Penerbit Haru yakni 

(46)       
 Always with Me karya Hyun Go Wun (Baca resensi di sini)
Yang
special dari buku ini adalah  saya
mendapat edisi yang bertanda tangan dari penulisnya. Saya tahu memang dibuka PO
untuk buku bertanda tangan ini. Namun saya tidak menyangka akan mendapat buku
bertanda tangan ini. Terima kasih penerbit Haru :*
Mau ikut bikin pengakuan dosa. Ikuti saja aturan ini (^_^)

  1. Follow The Black in The Books melalui email atau bloglovin’
  2. Buat post tentang buku-buku apa saja yang dibeli selama bulan itu, publish setiap hari Senin pertama di bulan berikutnya.
  3. Masukan link post tersebut di linky yang disediakan.
  4. Linky akan dibuka selama 8 hari.
  5. Bila ada yang memasukan link tentang book haul bulan berikutnya
    (bukan bulan yang ditentukan), maka link itu akan dihapus dari linky.
  6. Jangan lupa melihat-lihat book haul peserta lain! 😀