Hm..kalau semua
orang bertanya apa judul buku pertama milik saya? Maka saya akan butuh waktu
yang cukup lama untuk berfikir. Dan menjawab dengan ragu. “Hm.. komik Kungfu
Boy. eh..nggak..nggak. Kayaknya Dragon Ball Z deh. Ah intinya komik deh,” jawab
saya sambil mengangkat bahu.
Tapi kalau saat
ditanya tentang hp pertama saya, maka saya akan  bisa langsung menjawabnya. Hape pertama saya
adalah Sony Ericsson Z200. Yup hp imut yang sangat bernuansa feminim. Dengan
warna dasar putih, Sony Ericsson menyediakan dua cover yang bisa diganti-ganti
yakni putih dan merah. Favorit saya tentu saja yang merah. Modelnya yang kecil
dan flip menguatkan kesan elegan dan imut. Kado ini dihadiahkan di ulang tahun saya pada 2004. Sebenarnya ini menuai protes dari semua saudara laki-laki saya yang
belum punya hape pribadi. Ini karena sebelumnya kami menggunakan 1 hp bersama. Mereka
merasa karena saya anak perempuan satu-satunya jadi dimanjakan oleh papa. *Hug
my lovely father*. 
Sumber foto di sini

 Sebenarnya image
hape ini tidak sesuai dengan karakter pribadi saya. Saya yang tomboy, banyak
gerak, tidak bisa diam, dan terlalu emosional sukses membuat hape ini tidak
betah. Warna dasarnya yang putih bersih dengan segera menjadi kucel. Ia pun
sukses jatuh dan tergores di sana sini karena saya yang tidak pernah bisa diam.
Belum lagi karena modelnya yang flip, ia sukses menjadi korban pelampiasan
emosi. Sering kali saat emosi karena sms atau telepon yang saya terima, flipnya
akan saya tutup dengan keras.  Akhirnya saat
kelas 2 SMA, hape ini terpaksa dipensiunkan lebih awal. Hape Z200 saya menolak
bekerja dengan baik. Ia selalu menghadiahi saya dengan layar hitam. Mungkin
sebagai bentuk protes atas keserampangan saya. He..he.. (>_<) Maaf ya papa. 
Setelah itu saya
sering kali berganti hape. Sebagian besar sih warisan dari papa atau mama. Ini karena
tangan yang sering basah serta sikap serampangan saya yang sukses membuat
benda-benda elektronik tidak betah berlama-lama dimiliki oleh saya. 
Kini? Ha..ha..tidak
ada bedanya. Tetap saja saya sering menuai protes dari benda-benda elektronik.
Biasanya dengan menolak bekerja dengan baik di waktu-waktu yang sangat penting.
Baterai yang tidak tahan lama dan harus diganti. Hingga akhirnya mati total
(>_<).
Tapi
alhamdulillah laptop saya yang sekarang sudah berusia 3 tahun. Blackberry saya berusia 2 tahun. Meski sekarang
sering me-restart dirinya sendiri.
Tapi paling tidak ini termasuk rekor yang cukup lama untuk barang elektronik
milik saya. He..he..
Ini cerita hape
pertama saya. Bagaimana dengan kamu? Semoga tidak sekacau saya. 
http://www.istiadzah.com/2014/05/giveaway-cerita-hape-pertama.html