dari pada tulisan itu kelak hilang entah kemana, tidak ada salahnya jika saya mengumpulkannya di sini.
(Baca: maaf belum punya ide tulisan lagi)

puisi super mini dipublish melalui @atriasartika

Berkali-kali hanya sekedar menemukan kabarnya. Tanpa keberanian untuk menyapanya. Karena hati belajar teguh tuk melupa #puisi

Berharap dia telah lama melupa . Agar dia tak perlu tahua apa yg masih terus kujaga untuknya. Tempatnya terlalu indah untuk terabai #puisi

Ah menanti segelas kehangatan. Bukan..bukan yang pekat dengan selapis rasa pahit.. Hanya sebening do’a dari hati seorang Bunda #puisi

Bunda, tak dapatkah pelukmu terpaketkan bersama suratmu? Agar bisa kuraih kembali kala dingin menusuk hati dan tubuhku #puisi

Saat aku lelah kamu tak pernah mendekat, namun mereka yang kusebut sahabat. Saat cinta tak tersedia, peluk mereka selalu turut serta #puisi

Sempurna bagiku adalah ketika takdir dariNya menetapkanmu untukmu. Indah adalah saat cintaku menjadi suci dalam janjimu #puisi