Penulis                 :
Christina Juzwar
Penerbit              :Bentang
Cetakan               :
Pertama,  Januari 2013
Jumlah hal.         :371 halaman
Saat melihat
buku ini saya tertarik dengan sampulnya. Maklum saya cukup suka pada kopi. Tapi
saat membaca sinopsinya, saya jadi semakin tertarik.  Ya berbicara tentang
pernikaha. Mungkin isu itu menjadi hal yang menggugah karena kondisi lingkungan
saat itu dan usia saya yang membuat masalah soal pernikahan menjadi cukup
senstif. Pertanyaan “kapan nikah?” mulai dilontarkan oleh keluarga. Akhirnya
setelah mendekam cukup lama di pojok rak buku, akhirnya saya pun mulai
membacanya.
Novel ini
mengangkat kisah seorang Karla Adelia yang berusia 30 tahun. Ia mendirikan dan
membesarkan sebuah rumah makan bernama “Kedai Nona”. Kedai ini ia bangun
sendiri karena kecintaannya pada masakan yang diwariskan oleh neneknya.
Kehidupan percintaannya adem-ayem dengan pria bernama Mario yang usianya lebih
muda 5 tahun. Mereka sudah berpacaran selama 5 tahun. Masalah pernikahan belum
menjadi hal yang mengganggu Karla hingga suatu hari ia bermimpi aneh.

Dalam mimpinya
ia dilamar oleh dua pria, tapi tidak satu pun diantara mereka merupakan
kekasihnya, Mario. Setelah itu Karla memiliki ketertarikan yang lebih tentang
masalah pernikahan. Namun kemudian sebuah masalah terjadi. Mario memutuskan
hubungan mereka padahal sebelumnya mereka sempat membicarakan masalah
pernikahan tersebut.
Setelah itu
hidup Karla berubah. Muncul pula orang-orang baru dalam hidupnya yang tertarik
padanya dan bahkan melamarnya. Namun kemana Mario?? Kenapa bukan dia? Apa yang
salah dengan hubungan mereka sehingga Mario meninggalkannya? Pertanyaan itu
terus bergelayut di benak Karla. Hingga satu persatu jawaban itu muncul dan
Karla membuat pilihan.
Hm..kalau dari
segi sampul memang manis tapi kurang mencerminkan isi cerita. Dan kekuatan
ceritanya sendiri masih agak kurang. Datar dan lambat. Selain itu bagi yang
sudah membaca berbagai cerita novel, semua tanda-tanda yang berusaha
ditampilkan sambil lalu untuk menguatkan kesan cerita malah membuat ceritanya
menjadi gampang ditebak. Tapi dari segi dialog, novel ini cukup cerdaslah
membangun dialog yang menarik.
Jika harus
memberi nilai untuk buku ini dalam skala 1 – 10, maka saya memberinya nilai 7,5 (^_^)v