“Larangan
kedua yang pasti tercantum dalam buku manual agen rahasia adalah jangan jauh
cinta.
Terutama,
kalau wanita itu tersangka nomor satu 
dalam misimu.”
(Hal.
237)


Penulis: Francisca Todi
Editor: Ruth Priscilia
Angelina
Sampul: Orkha Creative
Penerbit: Gramedia
Cetakan: Pertama, 2015
Jumlah hal: 368 halaman
ISBN: 978-602-03-2487-6
Kehidupan
Tara Asten sebagai asisten pribadi Putri Viola – Putri Mahkota Kerajaan Alerva
yang supersibuk – selalu penuh tantangan. Namun, Tara tidak pernah menyangka  Badan Intelijen Alerva (BIA) akan
menjadikannya tersangka utama dalam rencana penyerangan keluarga kerajaan. Dia
dimasukkan ke masa percobaan tiga bulan, pekerjaannya terancam tamat!
BIA
menugaskan salah satu agen rahasianya, Bastian von Staudt, alias Sebastian
Marschall, untuk menyamar menjadi calon pengganti Tara dan menyelidiki wanita
itu. Tapi di tengah perjalanan misinya, dia malah jatuh hati pada kepribadian
lugu Tara. Bukannya mencari kesalahan Tara, Sebastian malah beberapa kali
menolongnya.
Tara
yang awalnya membenci pria itu, mulai bimbang dengan perasaannya. Sebastian pun
mulai kesulitan mempertahankan penyamarannya.
Tapi,
itu sebelum Sebastian mendengar percakapan mencurigakan Tara di telepon. Yang
membawa Sebastian pada dua pilihan: misi atau hatinya.
***

“Huh,
di mana-mana wanita sama saja. Sulit dimengerti. Jalan pikiran mereka itu
seumpama kabel-kabel bom yang saling berhubungan dengan emosi mereka yang
labil. Entah kabel mana yang korslet tadi.” (Hal. 171)

Menjadi
asisten pribadi seorang putri kerajaan tidak pernah menjadi bagian rencana
hidup Tara. Namun ia pun enggan menjalani kehidupan yang direncanakan oleh
ibunya. Sebuah kejadian di masa lalu yang membuatnya merasakan trauma yang
mendalam, mendorong Tara untuk menerima pekerjaan sebagai asisten pribadi
tersebut. Dengan begitu ia bisa tetap membiayai dirinya dan memulai hidup di
tempat yang baru. Namun ternyata hidupnya tetap saja tidak muduh. Kesialan
bertubi-tubi terjadi. Kedatangan sahabatnya, Danni, tidak memperbaiki hal itu.
Tara bahkan dituduh membahayakan nyawa Putri Viola dan akhirnya mendapatkan
masa percobaan, dan datanglah Sebastian menjadi orang yang siap
menggantikannya.
Sebastian
adalah laki-laki yang merasa bahwa hidupnya sebagai agen rahasia adalah sebuah
hal yang penting. Ia mendedikasikan hidupnya untuk perkerjaan. Berusaha selalu
fokus dan bekerja dengan efisien. Sayangnya, kali ini ia meremehkan misinya.
Misi yang membuatnya harus mengawasi Tara Asten yang dijadikan tersangka
terhadap upaya penyerangan pada keluarga Kerajaan Alerva. Ini karena semakin
banyak ia mengetahui tentang Tara, ia semakin tidak mengerti tentang apa yang
salahd dengan gadis tersebut.
Dapatkan
Sebastian menemukan kebenaran? Apakah memang balik keluguannya Tara
menyimpan kekejian?

“Kalau
ada manual untuk menjadi agen rahasia, di dalamnya pasti tercantum larangan
keras menyinggung hal pribadi secara spesifik.” (Hal. 236)

***

“Pada
suatu saat, masa lalu harus berhenti menjadi batu sandungan. Pada suatu saat,
setiap orang harus bangkit dan mencoba lagi. Untuk meraih kebahagiaan. Untuk
memercayai.” (Hal. 299)

Saat
menerima buku ini, hal yang paling pertama menyita perhatianku adalah covernya
yang berwarna merah dan sosok berwarna hitam di sampulnya. Sosok ini memakai
pakaian ala detektif namun ternyata bukannya menggenggam pistol ia malah
menggenggam spatula.
Dan
ternyata ini ada hubungannya dan kepiawaian Tara. Bahkan dengan imipian gadis
itu. Tara adalah gadis yang merasa ragu pada kemampuannya sendiri hingga
akhirnya memilih untuk melepaskan impiannya. Kegemaran gadis itu membuat
berbagai kue yang lezat menjadi salah satu hal yang akan memengaruhi
hubungannya dengan Sebastian.
Kelebihan
buku ini adalah  kepiawaian penulis
menciptakan sebuah kerajaan yang menyempil di Eropa. Terkesan hidup dan nyata.
Begitu juga dalam hal penokohan. Tara tidak digambarkan sebagai perempuan yang
kecantikannya sangat memikat. Ia malah digambarkan sebagai perempuan yang
sederhana namun karakternyalah yang memesona.
Sedangkan
Sebastian dibuat manusiawi. Nyaris sempurna dengan wajah tampan, kecerdasan,
dan kehangatan perilaku. Namun ia digambarkan sebagai orang yang menyembunyikan
sesuatu dan mensetting berbagai hal. Membuat kita bertanya-tanya.
Penceritaan
melalui sudut pandang orang pertama dari Tara dan Sebastian membuat pembaca
mampu melihat beberapa hal yang tidak bisa diketahui oleh tokoh lainnya. Ini
sebenarnya sedikit memengaruhi keseruan membaca. Sebab ada beberapa hal yang
lebih menarik jika pembaca pun tidak mengetahuinya seperti ketulusan Sebastian.
Membiarkan pembaca ikut membangun praduga bersama Tara.
Ah,
tapi tidak masalah. Sebab keterlibatan Tara di dalam upaya penyerangan keluarga
kerajaan jadi menarik diikuti. Penasaran untuk mengetahui pihak-pihak yang
terlibat. Serta membangun rasa penasaran pada bagaimana kisah ini akan
berakhir.

“Hidup
tidak pernah sempuran. … . Tapi selangkah demi selangkah, asal kau tetap maju
dan menatap ke depan, kau bisa meninggalkan masa lalu di belakang.” (Hal. 316)

***
Penasaran
enggak buat baca novel Mission D’Amour ini? Mau memiliki karena covernya yang
lucu? Kamu punya kesempatan untuk mendapatkannya, Readers? Caranya mudah. Yuk
ikuti langkah ini:
1.
Jawab pertanyaan ini di kolom komentar
“Jika kamu
diberi kesempatan menyusun sebuah manual berjudul Mission D’Amour. Kamu akan
menulis peraturan apa saja? Sebutkan 3 peraturan yang akan kamu cantumkan di
dalamnya”
Jangan
lupa sertakan data diri berupa nama, akun twitter atau akun instagram, dan
email kamu.
2.
Share giveaway ini dengan ketentuan berikut:
Via Twitter:
follow akun twitter @CiscaTodi dan @atriasartika. Kemudian share link Giveway
ini dengan hashtag #MissionDAmour dan mention kedua akun tersebut.
Via Instagram:
follow akun instgram @atriasartika. Repost banner atau e-poster Giveaway #MissionDAmour
yang ada di akun @atriasartika. Sertakan link blogpost ini dalam caption. Tag
akun @atriasartika. Ingat, tag ya, bukan mention 🙂
3.
Giveaway ini hanya berlangsung 5 hari dari tanggal 7 Maret – 13 Maret 2016
4.
Giveaway ini hanya untuk yang berdomisili di Indonesia
5.
Pengumuman pemenang akan saya posting di twitter atau IG (tergantung yg
terpilih jadi pemenang pakai medsos apa dalam mempromosikan GA ini)