Terjemahan: Cinta Abadi
Penulis: Erich Segal
Alih Bahasa: Kathleen S.W
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: Kelima, 2003
Jumlah hal.: 320 halaman
ISBN: 979-605-914-2
Matthew Hiller adalah seorang dokter dengan
reputasi yang prima dan praktek yang sukses. Kemudian seorang laki-laki kaya
meminta bantuannya, sebagai usaha terakhirnya untuk menyelamatkan istrinya yang
cantik, Silvia, dari tumor otak yang mengancam usianya yang masih muda.
Namun bagi Matthew Hiller ini akan merupakan
lebih daripada suatu tantangan di dunia kedokteran yang ditekuninya –ini akan
merupakan tantangan emosi terbesar dalam hidupnya. Karena ia dan Silvia pernah
bertemu dulu, sebagai dua orang dokter idealis yang pergi ke Afrika untuk
menyembuhkan mereka yang sakit di bawah kondisi yang paling mengenaskan dan
memprihatinkan. Matthew masih ingat dengan jelas bagaimana suasana pertemuan
pertama mereka di Paris –serta peristiwa-peristiwa yang menyedihkan setelah
itu. Dan ia juga tahu bahwa kesempatan hidup yang kedua bagi Silvia bisa
berarti kesempatan kedua bagi cinta mereka.
***
Novel ini
berkisah tentang kehidupan Matthew Hiller, seorang dokter ahli yang
memanfaatkan keilmuan terkait replika DNA dalam menghentikan bahkan menekan
pertumbuhan sel kanker. Suatu hari datanglah seorang pria, Mr. Rinaldi, yang
meminta Matthew mengobati istrinya. Pria itu adalah seorang miliarder. Namun
bukan itu yang menjadi pertimbangan Matthew. Sosok istri pria tersebutlah yang
menyedot perhatian Matthew. Mrs. Rinaldi dulunya adalah sosok yang sangat
dikenal Matthew. Matthew mengenalinya sebagai Silvia. Perempuan yang berangkat
bersamanya ke Eritrea dalam misi kemanusiaan. Saat it Silvia masih single,
masih perempuan independent yang dijaga ketat oleh pengawal pribadi karena
kekayaan ayahnya.

Kisah flashback kehidupan Matthew pun
disuguhkan. Cerita tentang Evie, sahabat dan partner bermain musiknya yang
membuatnya sempat merasa patah hati. Kemudian Matthew bertemu Silvia. Kali ini
berusaha mendapatkannya dan menjadikannya miliknya. Mereka bahkan hampir saja
menikah. Namun sebuah tragedi yang nyaris menewaskan Matthew mengubah semuanya.
Setelah kejadian tersebut Silvia menghilang dari kehidupan Matthew. Tidak lama,
Silvia dikabaran menikah dengan Nico Rinald. Saat itu Matthew yang belum benar-benar
sembuh secara fisik menjadi terpuruk. Ia kecewa kepada semua hal
disekelilingnya.
Butuh waktu bagi
Matthew untuk akhirnya kembali bangkit. Ia pun memutuskan untuk membuat
hidupnya tetap berarti. Merajut masa depannya dengan sisa semangat hingga akhirnya
masa lalu kembali mendatanginya satu persatu.
***
Novel Only Love
karya Erich Segal kembali bercerita dengan gayanya yang khas. Selalu terkait
dengan ilmu kedokteran. Kali ini tokoh Matthew dibuat menjadi seorang ahli
dalam replika DNA. Selain itu ke-khas-an tulisan Eric Segal dalam menciptakan
tokoh pun tetap tampil menonjol. Menampilkan perempuan-perempuan yang NYARIS
sempurna. Cantik, intelek, mandiri, dan kuat secara karakter. Namun punya
“kelemahan”. Jika di buku First Love, dengan sadis Erich Segal memberi kelemahan
yang mematikan pada tokohnya. Maka kali ini kelemahan tokohnya lebih banyak ke
karakternya. Tokoh Silvia digambarkan sering kali lemah mengadapi keadaan.
Cinta ia kepada Matthew tidak membuatnya cukup kuat menghadapi tantangan yang
berasal dari latar belakang Silvia sendiri sebagai anak seorang konglomerat
Italia.
Cerita
dituturkan dengan menarik dan alur yang dibuat maju-mundur. Bahkan sesekali
mengubah sudut pandang. Dari sudut pandang orang pertama, melalui kacamata
Matthew, berpindah ke sudut pandang orang ketiga.
Kompeksitas
konflik di dalam cerita dibuat berputar di kisah percintaan Matthew dengan
dibumbui oleh perjuangan Matthew menjalankan misi kemanusiaan di Afrika. Selain
itu, kecintaan tokoh Matthew pada musik juga ikut mewarnai kisah di dalam buku
ini.
Lagi-lagi
berhasil menemukan kenikmatan dari melahap karya Erich Segal.