“Lima
tahun memang waktu yang lama. Cukup lama untuk mengubah seseorang”(hal. 36)

Penulis: Orizuka & Lia Indra
Andriana

Penyunting: NyiBlo
Desain cover & ilustrasi isi:
Angelina Setiani
Penerbit: Haru
Cetakan: keenam, April 2013
Jumlah hal.: 156 halaman
ISBN: 978-602-98325-3-2
Park Jae In:
‘Oppa’.
Apa panggilan
itu tidak terdengar lucu? Terutama setelah kau pergi meninggalkanku begitu saja
lima tahun lalu?
Sekarang saat
bertemu lagi, apa yang membuat senyummu selebar itu?
Apa kau
senang melihatku seperti ini?
Park Jae
Kwon:
Jae In-a.
Kau dulu
menggemaskan, tetapi sekarang mengapa begini? Siapa yang membuatmu susah,
katakan pada Oppa!
Oppa tak akan
membiarkan siapapun menyakitimu!
Oppa akan
melindungimu!
***
Cerita Oppa & I awalnya
diterbitkan secara berseri di koreanupdates.com dan akhirnya dibukukan oleh
Penerbit Haru pada Desember 2011. Cerita tentang anak kembar fraternal (kembar yang berasal dari sel
telur berbeda, tidak identik) yang baru bertemu kembali setelah 5 tahun
berpisah karena perpisahan orang tuanya.
Jae-In yang awalnya tinggal di Indonesia bersama ibunya akhirnya
pindah ke Seoul, Korea karena kedua orang tuanya memutuskan untuk rujuk. Namun
perpisahan orang tuanya telah membawa luka tersendiri pada Jae-In. Ia menjadi
orang yang sinis, dingin, dan kaku. Ia pun sangat membenci Jae-Kwon, kakak
laki-lakinya, dan enggan bersikap baik padanya.
Jae-Kwon, yang bingung karena sikap adik perempuannya jadi
bingung. Ia tidak mengerti mengapa Jae-In bersikap bermusuhan padanya. Jae-In
bahkan menolak memanggilnya Oppa. Jae-In juga meminta pada Jae-Kwon untuk tidak
dekat-dekat dengannya di sekolah. Ia tidak ingin orang-orang tahu bahwa ia
bersaudara dengan Jae-Kwon.
Di sekolah Jae-In berusaha beradaptasi dengan situasi di sekolah.
Sayangnya ia menolak untuk membuka dirinya. Ia lebih memilih bersikap cuek dan
dingin dengan orang-orang sekitarnya. Namun perkenalannya dengan Seung Won, Sa
Ra, dan Ha Neul membuat hari-hari Jae In berwarna.

***
 “Jae In
benci orang baik. Ia tak pernah tahu kapan orang baik akan berkhianat. Dan
ketika sudah demikian, trauma akan tertinggal dalam, begitu dalam sehingga ia
tak akan percaya pada siapa pun lagi” (hal. 64)
Dari seluruh rangkaian peristiwa di dalam novel ini, yang paling
menarik untuk diikuti adalah hubungan Jae-In dan Jae-Kwon. Berhasilkah Jae Kwon
membuat Jae-In mau menerimanya sebagai kakak? Ia sangat mendambakan panggilan “Oppa”
terlontar dari bibir Jae-In untuknya. Bisakah sikap dingin Jae-In mencair?
Hm..cerita ini memang sangat remaja. Menarik untuk diikuti dan
tema perasaan sayang antarsaudara yang diusung dalam novel ini membuatnya
sedikit berbeda dengan novel-novel remaja lainnya. Penuturannya juga ringan
sehingga gampang diikuti.
Karakter tokohnya masih terasa kurang kuat. Sikap digin Jae In
muncul dari alasan yang kurang kuat. Sikap Jae Kwon pun terasa terlalu lembut
untuk sosok seorang anak laki-laki yang jadi idola karena jadi bintang lapangan.
Malah yang karakternya paling terbangun dengan baik adalah karakter Sandy, ibu
Jae Kwon & Jae In, sikap manja dan tidak bertanggungjawabnya sebagai seorang
ibu berhasil membuat saya kesal. Ha..ha..
Oiya, cover bukunya sangat manis dan sangat remaja banget (^_^)v
Saya memberi novel ini 3 bintang untuk covernya yang unyu,
ceritanya yang manis, dan penuturan yang mudah (^_^)v.
***