Ini jelas sebuah late post yang sudah sangat late (-_-“)

Untuk itu saya memohon maaf untuk semua pengunjung My Little Library yang sudah menunggu-nunggu pengumuman di blog ini. Dan juga kepada teman-teman yang menjadi penyelenggara Blog Hop ini juga.

Mohon maaf lahir batin ya (sekalian karena sedang Hari Raya Idul Adha)

Tanpa berpanjang lebar, inilah pengumuman pemenang September to Remember Blog Hop yang saya adakan di sini bersama teman-teman BBI lain.

Dari semua peserta yang ikut, ada 4 orang yang tidak menjawab dengan tepat. Selebihnya menjawab dengan benar. Untuk yang sudah ikut berpartisipasi dalam Blog Hop ini kami ucapkan terima kasih. Yuk cek jawaban kamu sudah benar apa belum?? Ini dia jawaban yang tepat untuk setiap quote di blog host:

Nah, dari semua yang menjawab dengan benar, hanya ada beberapa orang
saja yang memberikan jawaban optional berupa paragraf dan kolase buku.
Dalam menentukan pemenang hop ini pun, host cukup bingung memilihnya,
habisnya jawaban peserta itu bagus-bagus semua. Tapi, dari beberapa
jawaban berikut paragraf dan kolase buku itu, akhirnya kami memutuskan
memilih dua jawaban terbaik yang untuk menjadi pemenang; satu pemenang
dari kolase buku, satu pemenang dari paragraf. Siapakah pemenangnya? Eng
ing eng….ini diaaaa…

Biondy Alfian
Our Time

After D-100,
we sat together.
The painted veil was by your side.
A building was on our back.
Written on the plank, “Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken”.
A child stopped by.
He put a poster by my side.
It said,
Come and watch, the most spectacular show!
“Sepeda Merah” Circus.
Starring the one and only, Magician Mr. Justice Raffles.
I asked, “What do you think?”
You laughed and said
that you wanted to see it
if we could.
I nodded in agreement.
If we could.
The Catcher in the Rye was on your lap.
To Kill a Mockingbird was on mine.
And The Red Pyramid was between us.
I had a cup of tarapuccino.
You had your Jasmine.
An old man walked by our side
grunting, “Kartini nggak sampai Eropa!”And we tried to guess what did that mean.
We saw a little boy,
the kite runner.
We saw a little girl,
full of wonder.
We saw a woman with a monster callswith her children trembled by her foot.
We talked about our favorite book store, “Liesl and Po”.
And how we called the old man, the owner, The Time Keeper.
And the old man called us, “A Match Made in High School”.
This lullabywas measuring upalong with the noisy street.
An adolescent boy shouted,
“Sunset Bersama Rosie, datang dan saksikan!”
but he was defeated by the blasting sound,
coming from the big screen.
“The best film of the year
The Not-So-Amazing Life of @aMrazing!”“It will enchant every men to your way,
Bellamore A Beautiful Love To Remember!”“He can solve any of your problems.
Call Dr. L now!”
For us,
it would be:
Hand by hand
clasping together.
Giggled like the two little kids
we used to be.
We whispered ear to ear.
About a world without heroes.
About the runaway king.
And of the days long ago,
we could only recollected.
And when the mysterious howling came,
the street froze,
the sound disappeared,
and we knew
it was time
to bid good bye

 Dan pemenang untuk Kolase buku, yang menang adalah
Sisca Wiryawan

Selamat ya untuk para pemenang
Dan Selamat Ulang Tahun untuk saya dan kawan BBI-ers lain.
Keep Reading (^_^)9