“Waktu
lo tuh berharga, La. Jangan Lo sia-siain buat nungguin orang yang nggak bisa
kasih lo harapan. Harapan itu ada bukan buat bikin lo jatuh lebih dalam.
Harapan itu ada buat bikin lo maju.” (Hal. 46)


Penulis:
Clara Canceriana, Dila Maretihaqsari, Kyria, Ardelia Karisa
Penyunting:
Starin Sani
Perancang
& ilustrasi sampul: Nocturvis
Ilustrasi
isi: Himawan S
Pemeriksa
aksara: Tiasty Ifandarin
Penata
aksara: gabriel_sih
Penerbit:
Bentang Belia (PT Bentang Pustaka)
Cetakan:
Pertama, Februari 2015
Jumlah
hal.: vi + 210 halaman
ISBN:
978-602-1383-09-4
Gejala
Korban PHP
·        
Bibir kram karena nggak bisa
berhenti senyum saat dipanggil “sayang”.
·        
Perut mulas kalau kirim pesan ke
dia nggak dibalas-balas.
·        
Mendadak sesak napas kalau lihat
dia jalan sama cewek atau cowok lain.
·        
Mulai berhalusinasi tentang
pertanyaan “Kapan kamu nembak aku?”
·        
Banjir air mata dan keringat dingin
begitu dengar kabar bahwa dia udah jadian dengan orang lain.
Apakah
kamu pernah ngalamin gejala di atas? Mungkin kamu lelah. Jadi korban PHP
mungkin nggak enak. Ren, Kisa, Niar dan Karma sudah membuktikan sendiri cerita
PHP mereka. Jatuh bangun mengejar harapan yang ternyata menjatuhkan. Sudah
berkorban macam-macam, tapi imbalannya nggak sesuai dengan angan-angan. Apa
benar semua kisah PHP selalu berakhir tragis?
***

“…
kisah ini bukan cuma milik dia seorang karena kisah ini nggak akan pernah ada
tanpa kehadiran cewek itu. jadi, harapannya sederhana, dia nggak mau cewek itu
ngelupain dia. Sesimple itu memang. Tapi dalam cinta, hal sesimple apa pun akan
tetap jadi sangat berarti.” (Hal. 2)

Satu
lagi seri #CrazyLove terbitan Bentang Pustaka yang terbit di bulan Februari
2015. Kali ini judulnya PHP a.k.a
Pemberi Harapan Palsu. Ha..ha.. Seri #CrazyLove ini memang tematik dengan pilihannya
yang nyelekit. Pengalaman yang
berhubungan dengan PHP tentu beragam. Ada yang menjad korban dan ada juga yang
menjadi tersangkanya.
Itu
sebabnya, empat kisah di dalam buku ini pun mengangkat berbagai sudut pandang
tentang PHP.

Kisah
pertama ditulis oleh Clara Canceriana dengan
judul Kenangan. Cerita berpusat di
tokoh Ren. Seorang laki-laki yang bekerja sebagai penyiar radio. Salah satu
siaran yang dipandunya, Today’s Secret,
akan mengudara untuk terakhir kalinya. Di acara ini, Ren membaca surat yang
dikirimkan pembacanya. Menariknya, di hari terakhir, sebelum acara tersebut diganti
dengan acara yang lebih fresh, sebuah
surat datang dari seorang pria yang menceritakan kisah saat ia masih memakai
seragam putih abu-abu.
Ceritanya
bertutur tentang Rio dan Lala yang duduk sebangku. Lala selalu mendukung Rio
yang bersikap tidak peduli. Lala mengajari Rio untuk berani mengejar impiannya
dan mengembangkan bakatnya. Sayangnya, Rio tidak punya keberanian untuk percaya
bahwa Lala memiki perasaan padanya.
Ternyata
kisah Rio dan Lala ini adalah kisah Ren sendiri. Nah, kira-kira bagaimana akhir
cerita Rio dan Lala?
Hm..kisah
kedua ditulis oleh Dila Maretihaqsari dengan
judul Dia Untukku. Kali bercerita
tentang kondisi hubungan Kisa dan Gana yang bertahun-tahun dalam kondisi teman
tapi bukan. Dekat tapi nggak pacaran. Kisa naksir berat pada Gana. Sayangnya,
walaupun baik dan perhatian pada Kisa, Gana tidak pernah nembak Kisa.
Kisa
bahkan menjadikan Gana sebagai patokan atas mimpi-mimpinya. SMA tempat ia
bersekolah dipilihnya agar bisa satu sekolah dengan Gana. Parahnya, Kisa
lagi-lagi menjadikan Gana sebagai kiblat dalam memilih jurusan dan kampus
tempat ia ingin berkuliah.
Hm..worth it tidak pengorbanan penuh resiko
Kisa ini?
Lepas
dari cerita Kisa yang bikin gemas, pembaca disuguhi cerita berjudul Selamanya Kamu karya Kyria. Kali ini
kisah cinta beda usia. Di mana Niar, tokoh utama perempuan berusia lebih muda 2
tahun dari Esha, laki-laki yang disukainya. Niar tidak bisa menahan perasaan
yang berkembang untuk Esha di hatinya. Tapi ia pun tidak berani melawan keadaan
karena takut dengan pendapat orang lain tentang hubungan mereka. Niar pun
belajar untuk mampu mengambil pilihan dan belajar menata perasaan.
Cerita
terakhir dalam buku PHP seri #CrazyLove ini adalah karya Ardelia Karisa berjudul Karma.
Ceritanya, Karma adalah sahabat Kisa, tokoh utama dalam cerita Dia Untukku. Diceritakan
bahwa Karma ini berbeda dengan Kisa yang setia menyukai satu orang yang sama
selama bertahun-tahun. Karma? Ia tidak kenal setia. Lebih tepatnya ia tidak
kenal komitmen. Ia menebarkan pesonanya pada sejumlah pria, memberi mereka
harapan, namun ketika si cowok menyampaikan perasaannya, Karma akan menolak dan
menjauh.
Sayangnya,
ketika jatuh cinta, Karma malah mencintai laki-laki yang sama seperti dirinya.
Seorang penakluk. Laki-laki itu bernama Jiro. Jiro punya “penyakit” yang sama
dengan Karma. Tidak ingin diikat oleh komitmen.
Lantas
apa jadinya jika seorang player jatuh
cinta pada player?

“Lo
tahu, nggak? Kadang, lo butuh yakin buat bisa ngendalin kenyataan.” (Hal. 22)

***

“…
gue mikir, kita tuh hidup dan ketemu sama orang bukan cuma sebagai stranger
atau kawan. Jauh daripada itu, kita ketemu satu sama lain untuk saling belajar
dan bersekutu buat ngadepin kehidupan yang sialan beratnya ini.” (Hal. 51)

Dari
judulnya saja, kita sudah bisa menebak donk, tema apa menjadi benang merah dari
semua cerita di buku ini. Semua kisah berhubungan dengan harapan palsu. Kata
PHP sudah tidak asing dalam drama percintaan masa kini. Bentang Belia meramu
cerita dari berbagai pengalaman terkait PHP ini.
Oiya,
sampul bukunya sangat mewakili lho dengan penggambaran serigala itu. Ha..ha..
Dan kalau diperhatikan sebenarnya yang terlihat seperti hidung adalah 2 wajah
yang saling membelakangi. Kreatif ya. Intinya, sampulnya sangat mewakili tema
cerita deh. 😀
Sayangnya,
sejujurnya, cerita pembuka berjudul Kenangan dalam buku ini belum benar-benar
merepresentasikan PHP. Lebih cocok disebut gagal move-on dari pada PHP. Hm..gimana
ngejelasinnya ya? Sebut saja kedua tokohnya, Lala dan Rio sama-sama berharap.
Tapi di luar kesesuaian tema, saya suka dengan cara berceritanya. Banyak
kalimatnya yang menarik dan cukup bijak tanpa ada kesan menggurui. (^_^)

“Bakat
yang bikin setiap manusia itu unik. Gue percaya lo punya bakat ngegambar. Tapi,
kalau lo sendiri nggak berusaha ngejaga dan ngelatih bakat itu, lo bisa bikin
diri lo sendiri jadi hancur. Lo bakal nggak punya apa-apa. Padahal, Tuhan nitipin
benih itu di diri lo. Nggak adil, kan?” (Hal.14)
“….
Yo, karena keyakinan itu, datang dari diri sendiri datang dari diri sendiri.
Cuma lo yang bisa bikin diri lo yakin.” (Hal. 34)

Untuk
cerita kedua berjudul Dia Untukku, idenya memang sangat dekat dengan
keseharian. Tentang laki-laki yang bersikap baik dan perempuan yang tidak bisa
berhenti berharap. Tentang hubungan tanpa status yang bikin bertanya-tanya.
Sayagnya dari segi bahasa, kesan remajanya terlalu dipaksakan. Garing. Terlalu
ingin terlihat meremaja. Sayangnya jadi terasa tidak alami. (>_<).
Menulis tentang remaja gak harus bikin gaya bahasanya jadi (terpaksa) remaja.
Cukup cara bercerita yang dikemas menarik.
Untuk
cerita ketiga yang berjudul Selamanya Kamu, saya suka dengan idenya.
Menampilkan perasaan harap-harap cemas. Bingung baca “kode” dari gebetan. Belum
lagi pengembangan konflik yang mengangkat tentang perbedaan usia kedua
tokohnya. Dan endingnya itu lho (>_<)
Dan
untuk cerita terakhir ini yang paling menarik bagi saya. Ide dasarnya adalah
apa jadinya jika para pelaku PHP saling jatuh cinta? Bagaimana jika dua player bersama? Ha..ha.. ternyata lebih
sadis rasa susah move-on nya dari
pada para korban PHP. Ups..
Oiya,
salah satu hal yang saya sukai dari buku ini adalah judul per chapter cerita
sangat manis. Contohnya nih:

“Kita
sama-sama menyimpan harapan yang terkubur dalam bungkam.”

Gimana?
Sweet dan deep banget kan? Love it.
He..he..
kesimpulan dari PHP #CrazyLove adalah harapan semu bisa berujung pada susah
move-on dan jomblo berkepanjangan. Ha..ha.. setuju? Nah, kenalan juga sama seri
#CrazyLove yang lain ya: LDR, Mantan, Move On, dan Stalking.
“Pada
akhirnya, hidup memang hanya sebuah lelucon yang tak memiliki akar logika juga
rumus untuk pemecahannya. Namun Ren percaya bagaimanapun cara menjalaninya,
yang terpenting adalah mencari kebahagiaan.” (Hal. 56)
***
Puisi
yang terinspirasi oleh buku PHP
https://igcdn-photos-g-a.akamaihd.net/hphotos-ak-xfa1/t51.2885-15/10963958_615332105279246_2124810879_n.jpg
Di post di instagram
Mengapa kau membuatku menyimpan
sejuta harap?


Memupuknya
hingga berbunga


Menjaganya
sampai mekar


Lantas
setelah itu mengabaikannya




Tidakkah
kau lihat layunya?


Tidakkah
kau peduli pada gugurnya?
***
“Yang
membangkitkan sekaligus menjatuhkan itu HARAPAN.” (hal. 63)
“Jangan
jadiin orang itu prioritas buat lo, kalau lo cuman dijadiin pilihan. Apalagi,
sorry to say, pilihan terakhir.” (Hal. 92-93)