Judul Terjemahan:
Cinta Terlarang
Penulis: Collen
Hoover
Penerjemah: Shandy
Tan
Editor: Ambhita
Dhyaningrum
Desain Sampul: Edward
Iwan Mangopang
Penerbit: Gramedia
Pustaka Utama
Cetakan:  April 2013
Jumlah hal.: 336  halaman
ISBN:
978-979-22-9518-4
Layken harus kuat demi
ibu dan adiknya. Kematian mendadak sang ayah, memaksa mereka untuk pindah ke
kota lain. Bayangan harus menyesuaikan diri lagi dengan lingkungan baru sungguh
menakutkan Layken. Namun semua berubah, begitu ia bertemu dengan Will Cooper,
tetangga barunya.

Will memang menarik. Dengan ketampanan dan senyum memikat, pemuda itu
menularkan kecintaannya pada slams––pertunjukan puisi. Perkenalan pertama
menjadi serangkaian hubungan intens yang membuat mereka semakin dekat, hingga
keduanya bertemu lagi di sekolah…

Sayangnya, hubungan mereka harus berakhir. Perasaan yang mulai tumbuh antara
Will dan Layken harus dihentikan. Pertemuan rutin mereka di kelas tak membantu
meniadakan perasaan itu. Dan puisi-puisi menjadi sarana untuk menyampaikan
suara hati. Tentang sukacita, kecemasan, harapan, dan cinta terlarang mereka.

***
Cerita di mulai dari tokoh utama
perempuan, Layken (akrab disapa Lake) yang harus menghadi perubahan yang besar
dalam hidupnya. Dia harus meninggalkan kota Texas dan pindah ke Ypsilanti.
kepindahan ini terjadi tidak lama setelah ayahnya meninggal. Lake bersama ibu
dan adiknya akhirnya harus pindah karena di Ypsilanti, ibu mereka bisa
mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lumayan untuk bisa membiaya hidup mereka
bertiga.
Di kota inilah Lake bertemu Will Cooper.
Will adalah tetangganya sekaligus kakak Caulder. Caulder adalah sahabat baru
Kel, adik Lake. Rumah mereka yang berhadap-hadapan, serta adik-adik yang
bersahabat semakin memudahkan mereka untuk akrab.
Hanya perlu tiga hari bagi
keduanya untuk saling jatuh cinta. Pada hari ketiga mereka saling mengenal,
Will mengajak Lake ke Club N9NE. Hari itu, Kamis, yang berarti club dibuka
hanya untuk pertunjukan Slam. Slam adalah pertunjukan yang memberi kesempatan
setiap orang untuk menampilkan puisinya. Mereka akan dinilai oleh juri yang
dipilih secara acak. Namun dimensi terpentingnya sebenarnya bukan pada
nilai-nilai yang mereka dapatkan.
Di pertunjukan Slam malam itu,
Will tampil membawakan sebuah puisi. Puisi itu membantu Lake memahami tentang
apa yang dialami oleh Will dalam hidupnya. Ia pun menyadari bahwa ia dan Will
memiliki perasaan yang sama. Kencan mereka hari itu berakhir dengan sangat
mengesankan.
Namun ternyata masalah datang. Di
hari pertama Lake masuk sekolah, mereka menyadari bahwa ada sesuatu yang
terlewat di masa awal perkenalan mereka. Ternyata Will adalah seorang guru dan
dia adalah guru Lake di sekolah. Hal ini menjadi rintangan awal hubungan
mereka.
Will menganggap penting
pekerjaannya karena itu adalah cara dia agar bisa terus membiayai dirinya dan
Caulder. Maka Will tidak boleh kehilangan pekerjaannya. Dipihak lain, ibu Lake,
Julia, memutusskan menarik dukungannya terhadap hubungan Will dan Lake saat dia
tahu bahwa Will adalah guru Lake.
Selain masalah-masalah, datang
lagi masalah baru. Ibu Lake mengidap kanker. Saat itu Lake benar-benar merasa
bahwa kehidupannya sejak kematian ayahnya benar-benar tidak mudah. Ia sangat
membutuhkan dukungan Will, namun di saat yang sama ia pun sadar bahwa sangat
sulit bagi dia dan Will untuk terus bersama-sama.
Bagaimanakah kelanjutan hubungan
Lake dan Will? Apakah rintangan-rintangan itu akan membuat mereka benar-benar
terpisah atau manyadari betapa mereka sangat saling membutuhkan.
***
Membaca novel ini sebenarnya
membuat saya cukup bingung dengan cara mereka menghadapi kondisi guru-murid
yang tanpa sengaja menjerat Will dan Lake. Memangnya nggak terpikir sama sekali
untuk backstreet saja? Lagi pula jika
mereka akrab seharusnya menjadi hal yang wajar mengingat mereka memang tinggal
bertetangga dan kedua adik mereka bersahabat.
Jadi seharusnya jika tidak
membesar-besarkan masalah ini, saya rasa masalah itu nggak akan jadi masalah. Yah,
walaupun pada akhirnya ada adegan yang menjelaskan kenapa masalah tersebut
menjadi hal yang sangat penting bagi Will, tapi tetap saja menurut saya cara
Will menanggapinya terlalu heboh.
Untuk Slam dan puisi-puisinya memang
menarik. Tapi kekurangan dari membaca terjemahan adalah mereka juga
menerjemahkan hal-hal yang saya rasa lebih baik untuk tidak diterjemahkan. Ada
baiknya puisi-puisi ini tetap ditulis dalam bahasa Inggris dan kalaupun ingin
menerjemahhkannya, tetap sertakan teks aslinya. Ini agar pembaca bisa
benar-benar paham tentang apa yang ingin ditekankan dalam puisi tersebut.
Dalam hal konflik sudah cukup
memuaskan kecuali dibagian yang telah saya sebutkan semua. Tentang kanker
paru-paru yang diderita ibu Lake pun ikut memperkuat cerita dalam novel ini. Harus
saya akui, saya bahkan menangis saat membaca buku ini, padahal saat itu saya
ada di salah satu rumah makan di Ciwalk dan saya sedang bersama salah seorang
sahabat saya. He..he.. (>_<).
Kehadiran Eddie, sahabat Lake
yang ternyata memiliki hidup yang berat namun bisa selalu berusaha ceria pun
menjadi bagian yang menarik dalam buku ini. Saya suka dengan tokoh Eddie ini. Hadiah
ulang tahun yang diterima Eddie dari kekasih dan ayahnya pun sukses membuat
saya terharu. *tissue mana tissue*.
Cover? Menarik kok, warna merah
(atau orange? He.he..saya tidak terlalu paham tentang warna) dan komposisi
Judul buku dan penulisnya sudah proporsional, yah, meskipun bagi saya jadinya
tidak terlihat cukup mencolok di toko buku.
Jadi, jika harus memberi nilai
untuk novel ini dalam skala 1-10, maka saya memberinya nilai 8,5.

Oiya, satu tambahan informasi, yang membuat saya jatuh cinta pada pertunjukan Slam dalam buku ini adalah puisi pertama yang didengar Lake saat pertama kali ia mengikuti Slam bersama Will.
Puisi itu sangat realistis. Tidak sulit tapi bisa bercerita banya. I really like it (>_<)
 

***
Quote:
“Ada tiga pertanyaan yang mesti
benar-benar di jawab ‘iya’ oleh seorang perempuan sebelum dia mengikatkan
dirinya pada seorang laki-laki. Kalau ada satu saja yang kau jawab ‘tidak’,
maka larilah sekencang-kencangnya.”….”Apa laki-laki itu selalu
memperlakukanmu dengan hormat? Itu pertanyaan pertama. Pertanyaan kedua adalah,
misalkan dua puluh tahun lagi dia masih tetap orang yang persis sama dengan dia
yang sekarang, apakah kau tetap mau menikah dengannya? Terakhir, apakah
laki-laki itu menggugah keinginanmu menjadi orang yang lebih baik? Jika
berhasil menemukan laki-laki yang bisa membuatmu menjawab iya untuk ketiga pertanyaan
tadi, berarti kau sudah menemukan laki-laki yang baik.”
“Apakah kamu mensyukuri yang
mereka miliki? Apakah Gen dan Erica mensyukuri kesehatan mereka? Apakah Scott
mensyukuri pemasukan tambahannya dari menyewakan rumah? Karena semua itu,
setiap keping dari semua itu, akan berakhir. Tidak ada yang bertahan selamanya.
Satu-satunya kesamaan di antara kami semua adalah satu hal yang tidak
terhindarkan. Yaitu, kami semua pada akhirnya akan mati.”
Tentang Penulis
Colleen Hoover adalah pengarang bestseller New York Times untuk 2 novel:
Slammed #1 dan Point of Retreat #2. Ia tinggal di Texas bersama dengan suaminya
dan tiga anak lelaki mereka. Untuk membaca lebih banyak tentang pengarang ini,
silahkan kunjungi website-nya di www.colleenhoover.com
***
Terima kasih kepada Secret Santa
saya yang baik hati yang sudah menghadiahi saya dua buah buku yakni buku Slammed
ini dan buku Inspiring One karya Muhaimin Iqbal.
Nah, postingan kali ini adalah
bagian dari Posbar BBI dalam event Secret Santa yang diadakan di bulan Desember
lalu. Setelah memposting bersama Riddlenya pada 20 Desember 2013 (Riddle saya selengkapnya
bisa dibaca di sini).

-kebetulan kota asalku sama dengan tempat tinggalmu sekarang
-Huruf pertama namaku sama dengan huruf pertama salah satu novel
karya Poppy D. Chusfani yang bercerita tentang bangsa kucing atau huruf
awal novel terkenal karya C.S. Lewis

-Dalam bhs.Inggris namaku punya arti khusus jadi coba cari akunku dan lihat gambar profilnya, pasti ketahuan deh.
Kalau beruntung eksekusi akhir mungkin akan meninggalkan jejak pula.”

Setelah membaca Riddle ini, saya melacak Santa dengan mempersempit pencarian.
Pertama, dengan  mengecek posisi pengirim yang tertulis “Tangerang”
Setelah itu saya mempersempit pencarian dgn mencarinya hanya dari daftar BBIers yang ikut Secret Santa.
Dan kemudian menemukan dua nama dengan huruf N dan berdomisili di Tangerang.
Dan segera saya cek Goodreads keduanya dan clue terakhir bahwa nama Santa saya punya arti khusus dalam bahasa Inggris benar-benar membantu.

Jadi, menurut tebakan saya ,

Yup, Secret Santa saya adalah: Nannia/ Nanny (Nannia Mini Library)

So, My Santa, dengan kekuatan bulan, perlihatkan dirimu!!! (>_<)v