Judul asli: Wanted by Her Lost Love
Penulis: Maya Banks
Alih Bahasa: Nadya Suryo
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Seri: Harlequin Koleksi Istimewa
Cetakan: November 2013
Jumlah hal.: 232 halaman
ISBN: 978-979-22-8388-9
Enam
bulan lalu, Ryan Beardsley memberikan cek berjumlah besar pada tunangan yang
mengkhianatinya, Kelly Christian. Tapi ketika cek itu tak juga diuangkan, Ryan
mulai khawatir. Karena sesungguhnya Ryan tak pernah benar-benar bisa melupakan
wanita itu.

Saat akhirnya berhasil menemukan Kelly, Ryan mendesak wanita itu untuk kembali
ke New York bersamanya. Karena cintanya jelas belum padam! Ryan bertekad
mendapatkan kembali hati Kelly dengan cara apa pun, termasuk dengan rayuan
termanis untuk sang kekasih.

***
Novel ini dibuka
dengan sebuah pesta pernikahan. Ryan Beardsley menghadiri pernikahana
sahabatnya Raphael de Luca. Ia kemudian mendapat kabar dari detektifnya tentang
Kelly Christian. Kelly adalah mantan tunangannya. Ia mengkhawatirkan perempuan
itu karena Kelly tidak mencairkan cek yang ia berikan saat mereka putus. Entah
mengapa ia tidak bisa berhenti mengkhawatirkan Kelly.
Berdasarkan
informasi dari detektifnya, ia menemukan Kelly di sebuah kedai kopi di Houston.
Dan saat itu, ia menyadari bahwa Kelly hamil. Ia seketika bertanya-tanya, anak
siapa itu? Anaknya atau anak adiknya? Ya, ia memutuskan hubungannya dengan
Kelly karena Kelly berselingkuh dengan adiknya. Setelah itu, Kelly menghilang
dari hidupnya.
Namun ternyata,
Kelly menghilang bukan karena merasa bersalah. Ia menghilang karena
ia
merasa  bahwa Ryan tidak mencintainya.
Jika Ryan mencintainya, maka Ryan akan percaya bahwa ia tidak pernah
berselingkuh dengan Jarrod, adik Ryan. Yang benar adalah Jarrod berusaha memperkosanya
dan kemudian melaporkan bahwa Kelly-lah yang mengajaknya berselingkuh. Kelly
benar-benar kecewa pada Ryan yang tidak mempercayainya.
Namun saat
mereka bertemu, Kelly tetap saja tidak bisa menyampaikan sakit hatinya secara
langsung kepada Ryan. Di saat yang sama Ryan terus memperhatikan Kelly,
terutama karena dokter mendiagnosa bahwa kondisi kandungan Kelly berbahaya. Ia
membutuhkan istirahat dan nutrisi yang cukup, jika tidak kehamilannya akan
berbahaya bagi Kelly dan bayinya.
Akhirnya Ryan
memaksa Kelly untuk kembali tinggal bersamanya di New York. Selain itu
diselingi dengan liburan selama seminggu di St.Angelo, di pinggi pantai.
Liburan selama seminggu itu mereka fokuskan pada masa kini dan mengabaikan masa
lalu. Namun masa lalu itu akan kembali membayang. Tidak akan selesai hanya dengan
diabaikan.
Lantas,
berhasilkah mereka menyelesiakan masa lalu yang menjadi dinding penghalang
mereka? Adakah rasa percaya di antara mereka? Dapatkah mereka kembali bersama?
***
Dengan
menggunakan sudut pandang orang ketiga, penulis berhasil membangun konflik di
antara Kelly dan Ryan. Kesalahpahaman Ryan yang terus meyakini bahwa Kelly
telah berselingkuh dengan adiknya cukup membuat saya geregetan. Kesal. Di lain
pihak sikap Kelly yang tidak berusaha menjelaskan apapun dan menelan sakit
hatinya sendiri juga sama mengesalkannya.
Ugh, bukankah
cinta itu dibangun dari rasa percaya untuk saling berbagi? *mulai deh sok
romantis*. Lagi pula sikap plin-plan Kelly yang selalu gagal menolak kebaikan
hati Ryan juga menyebalkan. Kalau takut terluka kenapa kembali?
Membaca bagian
awal buku ini membuat saya tidak bisa berhenti karena saya ingin tahu fakta
yang sebenarnya tentang tuduhan Ryan dan sakit hati Kelly yang terasa tidak
masuk akal. Dan ketika fakta terungkap saya jadi penasaran kapan Kelly akan
berbicara yang sebenarnya pada Ryan?
Tapi ya, di
bab-bab akhir saya sukses menangis. Ya, menangis saat Kelly akhirnya
menumpahkan cerita yang sebenarnya pada Ryan. Tentang Kelly yang akhirnya
menyerah, dan akhirnya hal terburuk yang ditakutkan dokter tentang kehamilan Kelly,
benar-benar terjadi. Saat itulah ketakutan Ryan diekspolarasi oleh penulis.
Kegeraman Ryan
berhasil dimunculkan oleh penulis. Kepercayaan yang datang mendadak sembari flashback pun ikut meramaikan akhir
cerita. Dan, yah, kisah ini berakhir bahagia.
Hm..ini
spoiler?? Ok, maafkan soalnya saya bingung harus bercerita tentang apa.
He..he.. (^_^)v
Oiya, jika harus
memberi nilai untuk novel ini dalam skala 1-10, maka saya memberinya nilai 7,5.
Plot memang menarik, tapi nggak terkesan baru. Cover juga tidak begitu saya
sukai. Tapi sisi romantisnya membuat saya suka dengan buku ini. He..he..
***