Sudah cukup lama saya tidak menuliskan apapun di blog ini.
Bukan tidak punya waktu tapi benar-benar sedang tidak punya ide menulis hal-hal
ringan kecuali jika pembaca tidak keberatan untuk membaca keluhan-keluhan
rendahan yang berisi kalimat, “Ah, Bandung dingin banget bikin saya ingin
segera pulang ke Makassar”, atau sekedar keluhan bahwa, “Thesis ini tidak tahu
harus saya apakan lagi. Please help!!” atau pun serangkaian keluhan bak anak
ABG labil.
Selain itu kondisi kesehatanku dalam sebulan terakhir benar-benar
menurun drastis radang lambung berhasil memaksa orang seperti saya yang
biasanya tidak pernah bisa diam dan selalu aktif bergerak ke sana kemari harus
puas berbaring berhari-hari di kamar kost-an. Aktivitas terberat hanyalah saat
harus naik turun tangga mengambil makanan yang dibawakan oleh teman atau
akang-akang pengantar delivery (pssstttt.. di 
Bandung ini akang-akang petugas delivery banyak yang cukup sedap
dipandang )..he..he..(^_^)v
Akhirnya saat itu karena tidak bisa beraktivitas apapun
bahkan duduk pun sulit maka option yang paling memungkinkan untuk saya lakukan
adalah menamatkan sejumlah buku yang selama ini nyaris tidak pernah sempat aku
baca. Ya lagi-lagi genrenya novel..(melirik dengan penuh rasa bersalah pada
bahan thesis yang berbahasa Inggris dan isi yang “berat”)
Sebut saja sejumlah 
buku yang berhasil saya tamatkan (tidak berurutan waktunya):
3.       The
Hunter by Asa Nonami

Kondisi
yang tidak memungkinkan untuk menghadapi laptop dalam waktu lama dalam kondisi
duduk tampaknya harus segera diakali. Karena saat ini sakit saya kembali kambuh
dan membuat saya tidak bisa menulis banyak. Niatan untuk meresensi buku
tersebut di www.atriadanbuku.blogspot.com  ,blog khusus saya untuk meresensi buku, pun
tidak pernah bisa selesai.