24180669

 Penulis: Austin Kleon

Penerjemah: Rini Nurul
Badariah
Penyunting: HP Melati
Penyelaras akhir: Putri
Rosdiana
Penata aksara: Isti
Desain sampul: Hedotz
Kliwon
Penerbit: Noura Books
(PT Mizan Publika)
Cetakan ke-1, November
2014
Jumlah hal. 215 halaman
ISBN: 978-602-1306-67-3
“Timeless.
Kapan pun mau, pembaca selalu bisa mendapatkan ide segar dan inspirasi dari
buku ini.” – Library Journal
Kata
Edgar Allan Poe, sebagian besar penulis takut jika proses berkaryanya diketahui
orang lain. Sementara itu, Pablo Picasso kerap membuat orang yang berkomunikasi
dengannya justru kehilangan energi dan motivasi berkarya. Ya, keduanya memang
maestro legendaris, tapi sekarang bukan saatnya lagi berkarya ala mereka. Bukan
juga zamannya Mozart sang genius musik. Ini eranya kamu. Siapa pun kamu, bisa
berkarya!
Lalu,
apa kuncinya?
Tunjukkan
saja. Di zaman keterbukaan ini, semua orang punya kesempatan sama untuk jadi
hebat. Jangan sembunyikan proses kratifmu. Undang orang – orang untuk
melihatnya. Jangan khawatir kritik, karena itu bahan pelajaran buatmu. Ide yang
menurutmu tidak menarik, siapa tahu luar biasa bagi orang lain. Lebih dari itu,
karyamu juga bisa menginspirasi orang lain.
Jadi,
tunggu apa lagi? Tak perlu ragu atau malu. Berbagi karya membuatmu kaya!
“…
Semakin banyak kamu memberi, semakin banyak yang kembali padamu.” – Paul Arden
***
Buku
Show Your Work! yang saya baca ini adalah edisi terjemahan dari buku dengan
judul yang sama yang terbit di USA. Buku yang ditulis oleh Austin Kleon ini
sangat inspiratif dengan isi yang ringkas dan tampilan yang menarik.
Ada
10 chapter pembahasan dalam buku ini yang semuanya membahas tentang berbagi
proses kreatif dengan orang lain. Menurutnya, dengan zaman di mana teknologi
informasi membuat pertukaran informasi berlangsung sangat cepat, maka setiap orang
yang bekerja di industri kreatif sebaiknya membagi proses kreatifnya. Ini bisa
menjadi salah satu sarana promosi yang efektif. Ini karena orang yang menemukan
apa yang disuguhkan akan membuat orang merasa dekat dengan karya tersebut dan
tertarik menikmati atau memilikinya.

Dalam
buku ini banyak kutipan dari orang – orang yang sukses di industri kreatif
seperti penulis, produser, musisi dan lainnya. Setiap chapter memberi inspirasi
yang menarik.
Dalam
chapter awal dijabarkan tentang makna “amatir”. Amatir berasal dari kata
“Amateur” dalam bahasa Perancis yang berarti “orang yang melalukan sesuatu
dengan dasar kesenangan, memperjuangkan karya dengan cinta, tanpa menghiraukan
potensi kesohoran, uang atau karier – keuntungan yang kerap didapatkan oleh
para profesional. Menurutnya dengan menjadi amatir, maka seseorang akan bebas
dari rasa takut dalam berkarya. Chapter ini memotivasi seseorang untuk berani
berkarya dan kemudian berani menampilkan karyanya.
Chapter
berikutnya membahas tentang berfokus pada proses bukan pada hasil. Dan proses
inilah yang yang perlu dibagi. Hal ini diceritakan di chapter berikutnya yang
berjudul: “Berbagilah Hal Kecil Setiap Hari” namun kita pun diingatkan tentang
etika berbagi di chapter ke-7 yang berjudul “Jangan jadi Manusia Penyampah”.
Pembaca diingatkan untuk menerima tidak hanya sekedar berbagi. Pembaca
diingatkan untuk memberi perhatian pada pihak lain. Semua hal tidak melulu
tentang dirinya sendiri.
Di
dua chapter terakhir, pembaca diingatkan untuk “Juallah” dan “Bertahanlah”.
Pembaca diingatkan bahwa setelah membagi karya secara gratis dan kemudian karya
itu semakin dikenal masyarakat, maka mulailah memberi nilai untuk karyamu.
Biarkan orang menghargainya dengan membelinya. Kemudian ketika sukses ingatlah
untuk membalas kebaikan semua orang yang sudah mendukung kesuksesanmu. Dan
terakhir, bertahanlah. Sebab dalam prosesnya akan ada pasang surut. Ada masanya
karya yang dibuat mendapat apresiasi positif, namun bukan berarti itu tandanya
untuk berhenti. Bertahanlah. Ambil jeda kemudian mulailah kembali.
***
Ah,
buku ini memberi banyak inspirasi. Dan sejak saya membaca buku ini, saya sudah
berkali – kali menyarankan penulis – penulis yang berinteraksi dengan saya
untuk membaca buku ini. Ini agar mereka pun terinspirasi untuk berbagi. Mampu
mengelola audience atau pembacanya dengan baik sehingga mereka menjadi loyal
reader. Caranya? Dengan berbagi dan berinteraksi dengan mereka.
Buku
ini, benar – benar memberi banyak ide. Bahkan untuk blogger semacam saya, buku
ini memberi banyak inspirasi terntang apa yang menarik untuk di-share di blog
dan twitter. 😀
Buku
yang layak untuk dikoleksi dan dibuka kapan pun membutuhkan atau sedang
mengharapkan isnpirasi atau saat buntu ide.