Penulis                 :Yoana
Dianika
Penerbit              : Bentang
Pustaka
Cetakan               : Pertama,
Maret 2013
Jumlah hal.         : 350 halaman
Buku ini  adalah salah satu seri “What’s your Love
Flavour” yang dikeluarkan oleh Penerbit Bentang Pusataka. Sebelumnya saya telah
meresensi “The Coffee Memory” yang juga termasuk salah satu seri tersebut. Kali
ini yang dipilih adalah coklat sebagai representasi dari cinta dan kehidupan.
Coklat yang memiliki rasa manis pun mengandung rasa pahit di dalamnya. Tingkat
rasa coklat dari yang dark yang dominan rasa pahit hingga coklat yang manis
bisa mewakili warna kehidupan. Bahwa hidup pun banyak tingkatan pahit-manisnya,
dan jika kita mampu menemukan cara untuk menikmati prosesnya, maka kita akan
merasakan rasa manis yang menyenangkan.

Novel ini
berfokus pada kehidupan Orvala Thebroma yang bekerja di kafe “Fedde Velten
Cafe”. Kecintaan Orvala pada coklat yang diwarisinya dari sang ayah
mempengaruhi kehidupannya secara mendalam, baik tentang pemahamannya akan
kehidupan hingga cerita hidupnya sendiri. Kecintaannya pada coklat yang membuat
dia mampu meracik minuman coklat yang enak memberi dia kesempatan bertemu Aruna
Handrian. Orang yang menjadi kekasihnya dan dengannya, Orvala mengembangkan
Fedde Velten Cafe. Kafe tersebut adalah milik Aruna, namun kecintaan Orvala
pada coklat membuatnya selalu punya kreasi yang menarik dalam menentukan menu
dan promosi yang menggugah para pecinta coklat untuk datang ke kafe tersebut.
Di tengah
ketenangan yang berhasil dibangun dan dirajutnya bersama Aruna, sosok dari masa
lalu Orvala datang ke kafe tersebut. Dia adalah Juno Aswanda, pria yang pernah
menjadi kekasih Orvala dan ternyata adalah sepupu dari Aruna. Juno muncul dan
berusaha diberi kesempatan untuk menebus kesalahannya di masa lalu meskipun dia
tahu bahwa Orvala kini telah bersama Aruna. Di saat yang sama muncul pula
wanita yang pernah dicintai Aruna. konflik pun terjadi, masihkah Orvala
mencintai Juno? Siapa yang akan dipilihnya?
Buku ini memakai
alur maju-mundur. Bolak balik potongan kehidupan Orvala dimunculkan. Syukurlah
penulisnya mampu memperjelas alur ceritanya sehingga tidak membingungkan
pembaca. Setting waktu dan penokohannya juga cukup baik. Selain itu banyak
tersebar quote-quote menarik terkait coklat dan kehidupan.
Selain itu tampilan
bukunya pun menarik. Saya tertarik mengoleksi seri ini karena keunikan yang
disuguhkan sampulnya. Buku ini cukup menarik untuk dikoleksi. Seperti
mengumpulkan seri kartu khusus. (^_^)v
Jika harus
memberi nilai pada buku ini dalam skala 1-10, maka saya memberi nilai 8 bagi buku ini.
Quote:
“Kamu tidak akan
pernah bisa menebak apa yang akan terjadi dalam hidupmu, sampai kamu
merasakannya sendiri…”
“Karena hidup
itu seperti coklat. Perpaduan antara pahit dan manis itulah yang menjadikannya
serasi dan berkesan”