Terjemahan: Persekutuan Misterius Benedict dan Perjalanan Maut
Penulis: Trenton Lee Stewart
Penerjemah: Maria M Lubis
Penyunting: Nadya Andwiani
Ilustrasi dan design cover: Ella Elviana
Penerbit: Matahati
Cetakan: Pertama, Januari 2010
Jumlah hal.: 546 halaman
ISBN: 602-8590-06-1
Persekutuan
Misterius Benedict berkumpul lagi. Mereka akan merayakan peringatan setahun
mereka berkumpul dan keberhasilan mereka membongkar suatu konspirasi
jahat—dengan mendapatkan hadiah berupa suatu perjalanan misterius dari Mr.
Benedict.

Sayangnya, semua menjadi kacau dengan menghilangnya Mr. Benedict dan Nomor Dua.
Yang anak-anak miliki hanyalah petunjuk-petunjuk Mr. Benedict yang harus mereka
pecahkan, yang akan membawa mereka ke tempat dia berada, di suatu tempat
terpencil yang tidak terpetakan.

Dan bukan suatu kejutan, mereka ternyata berhadapan dengan musuh lama
mereka—Mr. Curtain yang jahat, beserta orang-orang bayarannya, para Manusia
Sepuluh yang sangat berbahaya!

***
Setelah berhasil
menggagalkan rencana Mr. Curtain di ke Learning
Institute for the Very Enlightened
(L.I.V.E) dalam buku The Mysterious Benedict Society , keempat orang sahabat Reynie,
Sticky, Kate, dan Constance (yang dalam tulisan ini kadang saya gabungkan
sebagai The Mysterious Benedict Society) berpisah. Reynie diadopsi oleh Miss
Perumal yang disayanginya, Kate yang bertemu kembali dengan Ayahnya, Sticky
yang kembali tinggal dengan orang tuanyan dan Constance yang (masih dalam
proses) diadopsi oleh Mr. Benedict; merasa rindu untuk berkumpul kembali. Jadi
untuk merayakan 1 tahun perpisahan mereka, Mr. Benedict menyiapkan sebuah
kejutan untuk mereka.
Namun sebelum
mereka mengetahui kejutan tersebut, Mr. Benedict dan Nomor Dua menghilang. Dan
ternyata dalang dari hilangnya Mr. Benedict adalah Mr. Curtain. Saat itu, tidak
ada yang tahu dimana keberadaan Mr. Benedict. Akhirnya mereka pun menyusuri
jejak yang ditinggalkna oleh Mr. Benedict. Sebenarnya jejak tersebut adalah
petunjuk yang disiapkan oleh Mr. Benedict agar anak-anak bisa mendapatkan kejutannya.
Namun sayangnya, perjalanan yang harusnya menjadi kejutan tersebut malah
menjadi sebuah perjalanan “hidup-mati” untuk mereka, Mr. Benedict, dan Nomor
Dua.

Di dalam cerita
kali ini Rhonda tidak membantu mereka. Milligan agak terlambat datang untuk
bertemu mereka. Petualangan The Mysterious Benedict Society kali ini melibatkan
sebuah kapal dan kapternnya. Kapten tersebut adalah Phil Noland. Ia adalah
salah satu sahabat Mr. Benedict dan menjadi bagian dari rencana kejutan Mr.
Benedict. Sayangnya, entah kenapa Reynie tidak begitu mempercayai kapten
tersebut.
Selain itu, The
Mysterious Benedict Society memiliki musuh baru yakni Manusia Sepuluh. Mereka
disebut seperti itu karena memiliki 10 macam senjata yang bisa melukai bahkan
membunuh orang. Manusia Sepuluh ini bekerja di bawah perintah dan instruksi Mr.
Benedict. Mereka tangguh dan banyak akal. Mereka menjadi salah satu ancaman
yang ditakuti oleh The Mysterious Benedict Society.
Berhasilkah
mereka menyelamatkan Mr. Benedict dan Nomor Dua? Apa rencana jahat Mr. Curtain?
Dapatkah mereka menggagalkannya?
***
Seri kedua buku The Mysterious Benedict Society ini
cukup menegangkan sebab mereka hanya punya waktu empat hari untuk bisa menolong
Mr. Benedict. Petualangan mereka pun lebih luas karena pencarian mereka terjai
di luar Stonetown. Selain itu, kali ini anak-anak tersebut benar-benar
harus  menempa fisik mereka agar bisa
berhasil memenangkan ‘pertarungan’ dengan Mr. Curtain.
Mr. Curtain
mencari sebuah tanaman langka yang ternyata sedang diteliti oleh Mr. Benedict.
Sayangnya Mr. Benedict menolak untuk memberikan jawabannya. Itulah mengapa Mr.
Curtain membuat sebuah surat ancaman yang akhirnya dijadikan petunjuk oleh The
Mysterious Benedict Society untuk menyelamatkan Mr. Benedict.
Sejujurnya akhir
ceria memang mengerikan. Saya benar-benar tegang dibuatnya karena The
Mysterious Benedict Society harus berhadapan langsung dengan Manusia Sepuluh.
Parahnya demi menyelamatkankan Mr. Benedict mereka harus rela nyawa mereka
sendiri terancam. Dan kembali kekuatan fisik Kate, kehebatan ingatan Sticky,
kekeraskepalaan Constance, dan kecerdasan Reynie dalam menjawab teka-teki pun
kembali saling dukung. Bahkan bakat terpendam Constance pun mulai terlihat. Dan
membuat anak-anak kagum (dan Sticky kesal..ha..ha..)
Hm..saya memang
sangat menyukai The Mysterious Benedict Society ini. Namun sekali lagi dan kali ini lebih kuat lagi rasa tidak
nyaman saya karena membaca terjemahan. Bagi saya, petunjuk-petunjuk yang
diperoleh anak-anak jangan diterjemahkan ke Bahasa Indonesia. Ya, kalaupun
diterjemahkan sebaikanya sertakan juga kalimat aslinya. Ini karena
tulisan-tulisan atau kata-kata dalam bahasa Inggris tersebut punya peran
penting dalam memecahkan kode yang ditinggalkan Mr. Benedict.
Jadi, jika harus
memberi nilai untuk buku ini dalam skala 1 – 10, maka saya memberinya nilai 8,5.
Ini karena ketidaknyamanan saya atas penerjemahan sandi saya rasa sudah sangat
mengganggu saya. (>_<) Mungkin ini juga pelajaran penting untuk saya agar
mau membaca buku import. *mikir-mikir lagi..kemudian menggeleng*
Quote:
“…. Kau
melihat dan mengetahui jauh lebih banyak hal di dunia ini daripada sebagian
besar anak lain, -bahkan, hampir semua orang dewasa. Dan pada saat mereka
melihat cermin, kau, Sobat melihat jendela. Maksudku, selalu ada sesuatu di
balik kaca itu. Kau telah melihatnya dan akan selalu melihatnya sekarang,
meskipun orang lain mungkin tidak akan mampu….”
“….Apakah kau
memikirikan Reynie bahwa kemungkinan kalau kejahatan jauh lebih mudah disadari
daripada kebaikan? Bahwa kejahatan lebih mencolok, seperti yang memang
terjadi?”
Tentang Penulis
Trenton Lee
Stewart adalah seorang yang menulis novel anak perdananya, dan mengajar
penulisan kreatif. Ia lulus dari Iowa Writers’ Workshop. Ide novel ini muncul
dari keyakinan bahwa anak-anak sering terlihat, namun jarang didengarkan dan
selalu diremehkan! Ia tinggal bersama istrinya di Little Rock, Arkansas,
tempatnya mendapat inspirasi dari kedua putranya.