“Hidup
itu berawal dari huruf B dan berakhir di huruf D. B artinya Birth dan D artinya
Death. Tapi di antara huruf B dan D ada huruf C, yang artinya Choice. Artinya,
hidup selalu menawarkan pilihan.” (hal. 198)

Penulis: Kezia Evi Wiadji
Editor: Anin Patrajuangga
Desain kover & Ilustrasi: Ni Made Adenari
Penata isi: Lisa Fajar Riana
Penerbit: Grasindo
Cetakan: 2014
Jumlah hal.: iv + 211 halaman
ISBN: 9786022514930
Stacy Tanu dan John
Edward,
berencana melangsungkan pesta pernikahan.
Selain mengundang 400 tamu, juga enam orang yang mempunyai hubungan spesial
dengan kedua calon mempelai. Mereka adalah Dina, Ben, Lyla, Sonia, Edo dan
James.

Beberapa minggu menjelang pesta pernikahan itu, masalah demi masalah silih
berganti menghampiri mereka.

Dapatkah mereka bergabung dengan tamu undangan lain untuk merayakan pesta
pernikahan Stacy dan John?

***
Novel ini lebih
mirip kumpulan cerita daripada sebuah novel. Di dalam You are Invited ini ada
kisah John dan Stacy serta kisah dari 6 orang lainnya. Ada satu benang merah
menghubungkan semua cerita tersebut yakni undangan pernikahan John & Stacy.
Dengan menggunakan sudut pandang orang pertama, penulis menyuguhkan kehidupan
semua orang dalam cerita ini.
Cerita dibuka
dengan perbincangan John & Stcay tentang persiapan pernikahan mereka. Serta
siapa saja yang ingin mereka undung. Lantas tersebutlah dua buah nama yakni
Dina dan Ben. Kedua orang tersebut adalah mantan kekasih mereka. Orang yang
terkahir menjalin hubungan kasih dengan John dan Stacy sebelum mereka berdua
bertemu. Setelah itu bergulirlah cerita pertemuan pertama John dan Stacy.
Setelah itu
cerita berpindah ke Dina. Kita disuguhi cerita masa lalu Dina dan John. Serta masa
lalu Dina dengan Cello. Pergulatan batin dan penyesalan Dina. Serta undangan
yang Dina terima dari John. Ia diundang untuk menghadiri pernikahan pria itu
dengan kekasih yang ia temui setelah hubungannya dengan Dina berakhir.

Cerita kemudian berpindah
ke kehidupan Ben sang petualang. Mantan kekasih Stacy ini, menyambut bahagia
undangan pernikahan Stacy dan John. Setelah itu, Ben pun menuturkan
kehidupannya setelah berpisah dari Stacy. Pertemuannya dengan seorang gadis
“istimewa” bernama Princille. Tanpa sengaja Ben menyelamatkan Princille yang
hampir saja diperkosa oleh kekasihnya. Setelah itu, Ben memiliki ketertarikan
pada gadis  tersebut. Setelah itu, cerita
bergulir tentang hubungan kedua orang tersebut.
Cerita bergulir
ke kehidupan  Lyla, sahabat Stacy. Ia
yang baru saja putus dari kekasihnya, diajak oleh Ferry & Santi,
sahabat-sahabatnya, untuk mendaki gunung. Ini adalah pendakian pertamanya. Di
saat yang sama ia berkenalan dengan Roni, sepupu Ferry. Entah mengapa, ia
merasa tertarik pada Roni. Namun pendakian dan percintaannya berjalan buruk.
Musibah dan patah hati datang di waktu yang bersamaan.
Setelah itu,
kita disuguhi cerita kehidupan Sonia, adik kandung John. Kerumitan hubungannya
dengan Edo. Kondisi Andi. Masa lalu ia, Andi dan Edo. Melalui sudut pandang orang
pertama, kita akan ikut menyelami kebimbangan, penyesalan, dan keresahan Sonia. 
Kemudian cerita
bergulir dari sisi Edo yang juga sahabat John. Ia melengkapi cerita yang sudah
disuguhkan dari sudut pandang Sonia. Akhirnya terjawablah pertanyaan-pertanyaan
Sonia. Di waktu yang sama pembaca jadi tahu jalan pemikiran Edo. Juga impian
dan penyesalan pria itu.
Terakhir, cerita
dituturkan dari sudut pandang James, kakak Stacy. Ia dengan masa lalu dan masa
depan kehidupan percintaannya. Tentang kekasih yang meninggal serta perempuan
yang mirip sang kekasih bak sebuah jalan untuk melepaskan penyesalannya di masa
lalu. 
Setelah itu,
cerita ditutup dengan cerita tentang pesta pernikahan Stacy dan John. Yang
tentu saja akan menyebutkan tokoh-tokoh lain yang ada di dalam novel. Itulah
saya menyebut bahwa ini bukan novel melainkan semacam omnibook atau sekumpulan
cerita yang memiliki benang merah antara satu cerita dengan cerita lainnya.
***
Cerita yang
disuguhkan ke pembaca mengambil tema umum tentang cinta. Tapi dengan berbagai
sudut pandang. Ada cinta yang terpendam dan tak terselesaikan hingga melukai
orang lain. Ada juga tentang cinta buta yang berujung pada penyesalan dan
kebencian. Ada pula kebimbangan yang berujuang penyesalan. Ada juga cerita
tentang cinta yang si pecinta patah hati hingga akhirnya menyadari bahwa ada
seseorang yang mencintainya di luar sana.
Idenya menarik.
Tapi ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan ke penulis. Salah satunya
tentang hal yang belum terjelaskan dengan baik dalam cerita. Yakni sikap
Princille yang  “kurang normal”. Apa
gadis itu tidak menyimpan trauma tertentu setelah percobaan perkosaan itu? kok
dia dengan mudah menerima ajakan Ben yang masih orang asing? Kok tidak ada
tanda-tanda shocked atau trauma?
Trus jadi
penasaran, bagaimana kalau Maria menyadari bahwa motivasi awal James
mendekatinya adalah kemiripan ia dengan kekasih James yang sudah meninggal?
Btw, saya suka
part tentang Burung Rajawali yang dituturkan di halaman 194 – 196. Ini adalah
pengetahuan baru bagi saya. Nuhun ya, mbak (^_^)