Di awal 2016, Bentang Pustaka kembali mengeluarkan
sebuah series. Jika tahun-tahun sebelumnya kita dimanjakan dengan WeddingLit
Series, #CrazyLove series maka tahun ini giliran YummyLit Series yang menyapa pembaca.
Sejauh ini telah terbit 3 novel dalam YummyLit
Series ini: Il Tiramisu, Strawberry Cheesecake, dan Déessert. Ketiganya hadir
dengan membawa nuansa dan menu masing-masing. Beberapa waktu lalu sempat
digelar event #Ngabuburead bareng #YummyLit di twitter dan Instagram yang
merupakan kerjasama antara saya dan Bentang Pustaka.
Dalam #Ngabuburead bareng #YummyLit ini dibahas
berbagai hal tentang ketiga novelnya.

Salah satu yang menarik perhatian adalah
setting di dalam masing-masing novel. Di dalam Strawberry Cheesecake pembaca
dimanjakan dengan cerita tentang sebuah deli yang ada di wilayah perkebunan
strawberry. Deskripsi yang dibangun membuat pembaca bisa membayangkan sebuah
tempat yang sejuk, nyaman, dan damai di salah satu titik di Lembang dekat
dengan kota Bandung. Menariknya Deli ini digambarkan sebagai sebuah tempat yang
memberi rasa nyaman bagi para lansia.

“Tempat nongkrong bagi Lansia,” tweet Ayu Widya via akun twitternya
@AyuwidyaA. Ia menceritakan salah satu proses kreatifnya yaitu saat menulis
setting untuk novel Strawberry Cheesecake: Strawberry Garden Deli. “Kebanyakan
kan yang ngafe sekarang ini anak2 muda, makanya aku bikin cafe untuk yg lanjut
usia. Seharusnya memang begitu, yang lanjut usia santai2, hahahihi, menikmati
hidup, yang muda bekerja, bukan jajan ngabisin uang ortu. Makanya dibuat ramah
untuk kesehatan mereka, udara dan pemandangan juga menyejukan hati. Pokoknya,
nyaman untuk mereka, nggak ada ABG berisik hihihi. Begitulah imajinasiku
tentang Strawberry Garden Deli dan pengunjung mayoritasnya. Semoga nanti ada
ya.” Jelasnya lebih lengkap lewat kultweet.

Lain halnya dengan Elsa Puspita, penulis Déessert
yang juga bercerita tentang proses kreatifnya menulis novel tersebut. Khususnya
tentang menu yang ada di dalam novel Déessert. Menu di dalam novel ini memang
menarik. Ada Chichken Spaghetti pakai saus sambal terasi, juga ada Tenderloin
Steak saus rendang hingga sushi tapi dengan cita rasa Indonesia. Lewat akun
twitternya @elpuspita ia bercerita bahwa ia tidak pintar memasak tapi suka maka
juga suka baca buku resep. “Jadi selama ‘ciptain’ menu Déessert itu aku
konsul  sama teman kosku yang jago masak.
Nanya2 kalo ini digabung sama itu bisa gak? Rasa ini dibikin gitu nyambung gak,
gitu-gitulah. Menu yang pernah aku praktekin langsung cuma spageti saus terasi.
Endeus, sumpah. Tambah telur orak-arik.
Sengaja lebih ke cita rasa Indonesia karena itu yang paling aku kenal, jadi
deskripsinya juga enak” jelas Elsa Puspitavia kultweet.

Sedangkan Dy Lunaly, penulis Il Tiramisu menuturkan
tentang kesenangannya melakukan riset saat menulis. “Aku suka riset. I can spent hours just to find out about
one tiny detail. Believe me.
Termasuk ketika mengerjakan Il Tiramisu. Aku
riset berulang kali. Untuk menu, riset awal berdasarkan jenis lalu bahan.
Setelah menentukan menu pilihan, bandingkan 2 atau 3 resep. Setelah yakin
dengan resepnya, cek ketersediaan bahan di Indonesia. bisa disubsitusi dengan
bahan lokal atau nggak. Untuk beberapa menu yang terbilang mudah, aku
mempraktekkannya. Untuk yang sulit gunakana pengalaman orang lain yang
memasaknya. Pengalaman ini penting untuk tahu pressure point menu itu. Cek juga komentar mereka yang udah nyobain
menu tersebut.” tuturnya via akun twitter @dylunaly.
Selama #Ngabuburead ini cukup beragam tanggapan yang
masuk tentang ketiga novel tersebut. Mulai dari pendapat para pembaca tentang
karakter dan profesi tokoh-tokoh dalam YummyLit Series hingga tanggapan mereka
tentang setting dan nama menu dalam novel-novel tersebut.
Ada pembaca yang mengaku tertarik dengan tokoh Dewa
dalam Déessert karena profesinya sebagai seorang pastry chef. “Dewa, biar dibikinin dessert. He..he..,” komentar
pemilik akun instagram yustrini2957. Lain halnya saat ngobrolin setting tempat
khususnya restoran yang yang banyak muncul dalam YummyLit Series, ternyata
banyak yang naksir dengan Strawberry Garden Deli yang ada di dalam novel
Strawberry Cheesecake. “Resto/cafe di tengan hamparan kebun strawberry,
ngebayanginnya tuh tenang dan segar dgn pemandangan berwarna hijau yang sejuk dipadu
warna merah strawberry yang matang yang bertebaran, memanjakan mata bgt. So,
aku mau mengunjungi Strawberry Garden Deli deh!” jelas pemilik akun instagram
nunaalia.
Sedangkan ketika salah satu sesi #Ngabuburead adalah
membahas tentang quote yang ada di
dalam YummyLit Series, ternyata banyak yang baper.
Terutama untuk quote-quote di dalam
novel Il Tiramisu. “Ngena semua quotesnya, tapi yang bikin penasaran itu quote
di #IlTiramisu karena banyak yang bilang buku itu quote-able hehee… Akhirnya
aku tahu ^_^” komentar pemilik akun instagram alifanasilvana.
Selama 6 hari obrolan tentang novel-novel YummyLit
series dari Bentang Pustaka mewaranai twitter dan instagram. Dan selama
beberapa hari itu juga “gosip” tentang buku-buku tersebut membuat sejumlah pembaca
tergoda untuk mencicipinya.
Apakah kamu juga tertarik untuk ikut mencicipinya?
Dijamin akan ketagihan. Karena rasa dari setiap “menu” memberikan sensasi yang
berbeda. Satu yang sama. Yakni semuanya dibuat dengan cinta.
Salam Aksara,

Atria Sartika